Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Lokakarya Ngabakoan Hidupkan Seni...
NASIONAL

Lokakarya Ngabakoan Hidupkan Seni Terbang Sejak di Tasikmalaya

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 24-07-2026
Peserta dan maestro mengikuti Lokakarya Ngabakoan seni Terbang Sejak di Tasikmalaya

Peserta dan maestro mengikuti Lokakarya Ngabakoan seni Terbang Sejak di Tasikmalaya

Upaya pelestarian seni tradisi lokal kembali diperkuat melalui penyelenggaraan Lokakarya Ngabakoan Terbang Sejak dan Terbang Gembrung yang digelar di Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas generasi untuk menghidupkan kembali seni musik Terbang Sejak dan Terbang Gembrung sebagai identitas budaya khas Kabupaten Tasikmalaya yang kini mulai jarang dipentaskan.

Lokakarya diselenggarakan oleh M. Rizal Fauzi selaku Ketua Pelaksana Festival Budaya Terbang Sejak dan Sholawat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Dana Indonesiana yang didanai oleh Kementerian Kebudayaan melalui skema Pendayagunaan Ruang Publik, serta didukung oleh LPDP RI, Dinas Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Pemerintah Kecamatan Tanjungjaya, dan masyarakat adat Kampung Naga.

Sebanyak 80 peserta menghadiri lokakarya yang bertujuan melakukan reorientasi kebudayaan lokal agar tetap membumi dan relevan dengan perkembangan zaman. Kesenian Terbang Sejak dan Terbang Gembrung tidak hanya diposisikan sebagai pertunjukan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter, penguatan nilai religius, dan identitas budaya masyarakat Tasikmalaya.

Rangkaian acara diawali dengan penandatanganan kerja sama pelestarian seni tradisi, dilanjutkan talkshow bersama tiga maestro. Para peserta menyimak pemaparan mengenai sejarah, nilai filosofis, instrumen musik, hingga kekhasan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW berlaras Sunda yang menjadi ciri utama kesenian ini. Lokakarya juga menghasilkan rekomendasi penggunaan Modul Ajar Terbang Sejak untuk mata pelajaran Seni Budaya di sekolah.

Ketua Pelaksana, M. Rizal Fauzi, menegaskan pentingnya proses belajar yang berkesinambungan dalam menjaga warisan budaya. "Budaya hanya akan tetap hidup apabila diwariskan melalui proses belajar yang berkesinambungan, melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, serta memperoleh ruang dalam dunia pendidikan," ujar Rizal.

Hasil konkret dari lokakarya ini mencakup pembentukan Komunitas Budaya Tagoni Sholawat di Kecamatan Tanjungjaya, kesepakatan latihan rutin bagi generasi muda, dan alokasi inventaris alat musik. Ke depan, program ini akan berlanjut ke Festival Seni Terbang Sejak dan Sholawat yang mempertemukan maestro Kampung Naga dengan komunitas budaya lokal.

Topics
terbang sejak terbang gembrung tasikmalaya budaya sunda kampung naga kementerian kebudayaan dana indonesiana seni tradisional
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.