Sejarah Nusantara pada era kerajaan Hindu-Buddha berkembang pesat berkat adanya hubungan dagang yang erat antara wilayah Nusantara dengan negara-negara luar seperti India, Tiongkok, dan Timur Tengah.
Berdasarkan catatan sejarah, agama Hindu masuk ke Nusantara pada periode tarikh Masehi dengan aliran Waiṣṇawa yang memuja Dewa Wiṣṇu sebagai dewa utama.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, agama Buddha disebarkan oleh para Dharmaduta serta para bhiksu lokal yang pernah menimba ilmu langsung di India sejak abad ke-2 Masehi.
Transformasi besar terjadi ketika masyarakat prasejarah Nusantara yang awalnya menganut animisme dan dinamisme mulai beralih memeluk agama Hindu dan Buddha.
Sejumlah kerajaan bercorak Hindu-Buddha bermunculan di berbagai wilayah, mulai dari Kerajaan Tarumanagara di Jawa Barat hingga Kerajaan Kutai di Kalimantan.
Puncak kejayaan maritim Nusantara ditandai dengan hadirnya Kedatuan Sriwijaya yang menguasai jalur perdagangan Asia Tenggara dari Sumatera hingga Kamboja.
Kejayaan tersebut kemudian dilanjutkan oleh Kerajaan Majapahit yang di bawah kepemimpinan Patih Gajah Mada berhasil menyatukan sebagian besar wilayah nusantara.
Menurut pengamatan tim redaksi, pengaruh kebudayaan India tidak hanya terbatas pada aspek religi, melainkan turut melahirkan karya sastra agung seperti wiracarita Ramayana dan Mahabharata.