Xavi Simons akhirnya blak-blakan mengenai alasan di balik keputusannya meninggalkan Barcelona beberapa tahun lalu. Pemain bintang asal Belanda tersebut mengaku bahwa ia memilih hengkang karena merasa pihak klub sudah kehilangan keyakinan dan kepercayaan terhadap kemampuannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Lulusan akademi La Masia ini sebelumnya sempat diprediksi bakal menjadi salah satu talenta besar yang menembus skuad utama Blaugrana. Namun, pada tahun 2019 ia membuat keputusan mengejutkan dengan menerima pinangan Paris Saint-Germain atau PSG.
Dalam siniar The Sports Agents, Xavi Simons mengungkapkan, "Sudah jelas dari pihak mereka bahwa mereka tidak percaya pada saya. Saat itu, saya memilih untuk tidak berbicara karena saya hanya fokus di lapangan, tetapi mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka memiliki pemain lain yang lebih dipercaya dan saya tidak masuk dalam proyek utama klub."
Meski merasa sakit hati dengan perlakuan tersebut, ia tetap menaruh rasa cinta yang mendalam kepada klub yang telah membesarkan namanya. "Saya telah berada di sana sepanjang hidup saya, mengalami berbagai situasi dan menghabiskan masa kecil di sana, jadi saya sangat mencintai klub itu," tambahnya.
Kritik dan berbagai pemberitaan miring saat itu sempat melukai perasaan dirinya beserta keluarganya. Kendati demikian, tawaran proyek besar dari PSG saat usianya baru menginjak 16 tahun serta kesempatan berlatih bersama pemain top dunia membuat keputusan pindah menjadi lebih mudah.
Setelah perjalanan kariernya membela PSV dan RB Leipzig, serta sempat dikabarkan santer ingin kembali ke Camp Nou, Xavi Simons kini melanjutkan petualangan sepak bolanya di kompetisi Liga Inggris bersama Spurs.