Direktur NEC Nijmegen Wilco van Schaik mengungkapkan adanya pelanggaran kesepakatan penting dalam proses transfer Kodai Sano ke PSV Eindhoven baru-baru ini.
Berdasarkan laporan program Goedemorgen Eredivisie di ESPN, Wilco van Schaik menyebutkan gelandang asal Jepang tersebut seharusnya tidak langsung meninggalkan klub dan mesti menuntaskan dua pertandingan sisa terlebih dahulu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeManajemen NEC Nijmegen bersama pihak pemain serta PSV Eindhoven sejatinya sudah menyepakati aturan main tersebut sejak awal.
"Kami sudah sepakat dengan semua orang Sano bermain dua pertandingan lagi dan semua orang tahu itu," ujar Wilco van Schaik dikutip dari media.
Sebelum hijrah ke Eindhoven, rencana kepindahan Kodai Sano menuju Hoffenheim sempat batal dan hal tersebut memicu negosiasi ulang demi mengakomodasi keinginan sang pemain.
Pengamatan redaksi menunjukkan situasi semakin rumit ketika sang pemain muda mendadak memutuskan terbang ke Eindhoven mendahului jadwal semestinya.
Pelatih Dick Schreuder lantas mencoret Kodai Sano dari skuad NEC Nijmegen saat menghadapi Olympiakos karena fokus pemain dinilai sudah buyar.
Meski demikian, manajemen klub tetap memilih melepas sang gelandang ke PSV Eindhoven setelah dinamika internal memanas akibat situasi transfer tersebut.