Pelatih anyar Al Ahli Marino Pusic menegaskan keputusan tegas untuk tidak melakukan perombakan total pada skuad warisan pendahulunya menjelang bergulirnya musim kompetisi baru.
Berdasarkan laporan surat kabar Asharq Al Awsat, pelatih asal Belanda tersebut menilai fondasi teknik serta karakter kompetitif skuad Al Ahli sudah terbentuk dengan sangat baik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengamatan redaksi menunjukkan sikap optimis Pusic lahir setelah dirinya mencermati performa Al Ahli secara saksama, termasuk saat tim berjuang menjuarai ajang AFC Champions League Elite.
Selain memantau kiprah di kasta tertinggi Asia, Pusic memuji mentalitas pantang menyerah para pemain ketika menghadapi situasi sulit seperti hukuman kartu merah di atas lapangan.
"Mentalitas itu menjadi fondasi penting bagi tim penantang gelar," demikian catatan pengamat mengutip kesan positif sang pelatih terhadap skuad Al Ahli.
Sejalan dengan visi tersebut, aktivitas transfer Al Ahli mendatangkan enam pemain anyar seperti Spertsyan, Meshal Al-Mutairi, Abu Bakr Sidi, Abdullah Radif, Nayef Masoud, serta Trincao.
Menurut analisis awak media, kehadiran para amunisi baru itu berfungsi menambah opsi taktik alih-alih merusak kerangka tim yang sudah terbukti padu di kompetisi domestik maupun internasional.