Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Klasifikasi Stadion UEFA, Kategori 1 hingga 4
OLAHRAGA

Klasifikasi Stadion UEFA, Kategori 1 hingga 4

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 1 Agustus 2026
Ilustrasi stadion sepak bola dengan klasifikasi UEFA kategori 1 hingga 4

Ilustrasi stadion sepak bola dengan klasifikasi UEFA kategori 1 hingga 4

UEFA memiliki sistem klasifikasi stadion yang tertuang dalam regulasi infrastruktur mereka. Stadion dinilai dalam empat kategori, yaitu kategori satu, dua, tiga, dan empat, yang sebelumnya dikenal dengan istilah elite. Sistem ini menggantikan metode bintang satu hingga lima yang berlaku sejak 2006.

Meski regulasi ini jelas, UEFA tidak pernah merilis daftar publik stadion yang memenuhi kriteria setiap kategori. Seluruh data penilaian hanya bisa diakses melalui platform internal UEFA yang disebut TIME, dan tidak terbuka untuk masyarakat umum.

Setiap kategori memiliki persyaratan teknis yang berbeda. Untuk kategori empat, misalnya, kapasitas minimum stadion adalah 8.000 penonton. Namun dalam praktiknya, final Liga Champions dan Euro sejak 2006 hampir selalu menggunakan stadion berkapasitas di atas 60.000, kecuali final Europa League dan Nations League yang mensyaratkan minimal 30.000 kursi.

Soal pencahayaan, stadion kategori satu hingga empat wajib memiliki pasokan listrik cadangan independen. Untuk kategori satu, standar iluminasi horizontal rata-rata adalah 350 lux. Kategori dua dan tiga masing-masing membutuhkan 700 lux dan 1000 lux untuk iluminasi vertikal, dengan rasio keseragaman tertentu.

Jika terjadi pemadaman listrik, stadion kategori empat diwajibkan menyediakan cadangan iluminasi horizontal minimal 350 lux untuk pertandingan biasa dan 900 lux untuk siaran langsung, maksimal 15 menit setelah kegagalan daya.

Fasilitas ruang ganti pemain dan ofisial tim juga diatur. Ruang ganti pemain direkomendasikan seluas 55 meter persegi, ruang ofisial 20 meter persegi, ruang fisioterapi 15 meter persegi, dan ruang penyimpanan 5 meter persegi.

Menariknya, Presiden UEFA Michel Platini pernah menyatakan keinginannya agar final Piala Eropa digelar di stadion berkapasitas rata-rata 70.000 untuk masalah keamanan. Sejak 2008 hingga 2024, sebagian besar tuan rumah final, seperti Wembley, Allianz Arena, dan San Siro, memenuhi kriteria itu. Pengecualian terjadi pada final 2014 dan 2019 di Estádio da Luz dan Metropolitano yang berkapasitas 65.000, serta final 2020 dan 2021 yang digelar dengan kapasitas 50.000 karena pandemi.

Jika stadion memiliki atap yang dapat dibuka, penggunaannya akan diatur berdasarkan arahan dari delegasi UEFA dan wasit utama. Ini menjadi salah satu fleksibilitas dalam regulasi yang mengakomodasi kondisi cuaca dan teknis pertandingan.

Topics
uefa stadion klasifikasi stadion regulasi uefa infrastruktur olahraga liga champions euro pencahayaan stadion kapasitas stadion fasilitas stadion
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.