Klub-klub top Eropa mengancam boikot Piala Dunia Antarklub masa depan apabila Presiden FIFA Gianni Infantino meneruskan skema investasi kontroversial bernama FIFA Forward Enterprise. Berdasarkan laporan The Guardian pada Jumat, ancaman keras tersebut dilayangkan hanya beberapa jam sebelum akhirnya FIFA memutuskan membatalkan rencana tersebut awal bulan ini.
Mengutip laporan European Football Clubs (EFC) dalam surat tertanggal 31 Juli kepada Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom, dukungan terhadap turnamen mendatang bergantung pada pembentukan perusahaan patungan antara FIFA dan EFC. Chief Executive EFC Charlie Marshall memperingatkan bahwa tindakan sepihak FIFA berpotensi melanggar nota kesepahaman yang sudah disepakati bersama.
Berdasarkan analisis Kabayan News, ketegangan ini memuncak akibat kekhawatiran EFC terhadap potensi kendali penuh skema tersebut atas hak siar, komersial, dan sponsor turnamen. Menyusul tekanan masif dari klub-klub elite benua biru, Gianni Infantino akhirnya resmi menghentikan proyek privat tersebut pada 1 Agustus lalu demi meredam gejolak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana ditegaskan dalam surat peringatan EFC, klub-klub anggota menegaskan sikap tegas untuk absen dari seluruh edisi turnamen mendatang termasuk turnamen pria dan wanita tahun 2028 serta 2029. Selain masalah komersial, EFC turut menyoroti lambatnya transparansi keuangan serta penundaan distribusi dana solidaritas senilai jutaan dolar kepada klub-klub nonpeserta.