Stadio Giuseppe Meazza yang lebih dikenal dengan nama San Siro merupakan stadion sepak bola ikonik yang terletak di distrik San Siro, Milan, Italia. Dengan kapasitas 75.817 penonton, stadion ini menjadi yang terbesar di Italia dan salah satu yang terbesar di Eropa. Dijuluki "La Scala del calcio" atau "Gedung Opera Sepak Bola", San Siro menjadi markas dua klub raksasa kota Milan, yakni AC Milan dan Inter Milan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sejarah pembangunan San Siro dimulai pada 1925 atas inisiatif presiden AC Milan saat itu, Piero Pirelli. Stadion ini diresmikan pada 19 September 1926 dengan pertandingan perdana yang mempertemukan Inter Milan melawan AC Milan yang berakhir dengan skor 6-3 untuk kemenangan Inter. Awalnya stadion ini menjadi markas khusus AC Milan sebelum akhirnya dibeli oleh pemerintah kota pada 1930-an dan mulai digunakan bersama oleh kedua klub sejak 1947.
Nama Giuseppe Meazza disematkan pada 2 Maret 1980 untuk menghormati legenda sepak bola Italia yang dua kali menjadi juara dunia pada 1934 dan 1938. Meazza menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Inter Milan, meski sempat memperkuat AC Milan dalam waktu singkat. Julukan San Siro sendiri tetap populer digunakan oleh para penggemar dan masyarakat luas hingga saat ini.
Renovasi besar-besaran dilakukan antara 1987 hingga 1990 menjelang Piala Dunia 1990 dengan biaya mencapai 60 juta dolar AS. Proyek ini menambah kapasitas menjadi 85.000 penonton dan membangun atap penutup serta struktur ring ketiga yang ditopang oleh 11 menara beton. Empat menara tambahan dipasang di sudut-sudut untuk menopang atap dengan ciri khas balok merah yang menonjol.
San Siro telah menjadi saksi berbagai pertandingan bersejarah, termasuk final Piala Champions Eropa 1965 yang dimenangkan Inter Milan, final 1970 yang diraih Feyenoord, final Liga Champions 2001 yang dimenangkan Bayern Munich, dan final 2016 yang menjadi milik Real Madrid. Stadion ini juga menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 1934, Euro 1980, Piala Dunia 1990, dan opening ceremony Olimpiade Musim Dingin 2026.
Pada Maret 2020, San Siro menjadi perhatian dunia saat menjadi lokasi pertandingan Atalanta melawan Valencia di Liga Champions yang dijuluki "Game Zero" karena menjadi salah satu penyebaran awal virus COVID-19 di Italia. Lebih dari 40.000 penonton hadir dalam laga yang kemudian dikaitkan dengan lonjakan kasus di provinsi Bergamo yang menjadi salah satu wilayah terparah terdampak pandemi.
Masa depan San Siro menjadi perbincangan hangat setelah AC Milan dan Inter Milan mengumumkan rencana membangun stadion baru pada 2019. Berbagai proposal renovasi dan pembangunan baru diajukan, namun terkendala aturan pelestarian bangunan bersejarah dari Kementerian Kebudayaan Italia. Pada September 2025, dewan kota Milan menyetujui penjualan stadion dan lahan sekitarnya kepada kedua klub dengan nilai 197 juta euro.
Rencana terbaru menunjuk Foster and Partners serta Manica sebagai arsitek stadion baru berbentuk oval dengan atap transparan dan tanpa balok merah ikonik San Siro. Stadion baru ditargetkan selesai pada 2030 dengan kapasitas 71.500 penonton dan biaya sekitar 1,25 miliar euro. San Siro sendiri akan tetap digunakan hingga stadion baru rampung, kemudian sebagian besar akan dibongkar pada 2031 atau 2032.