Warga Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, kini bisa bernapas lega. Polres Kudus melakukan aksi tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 24.000 liter untuk membantu warga yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih.
Aksi sosial yang digelar pada Sabtu (15/8/2026) ini terbilang unik karena kepolisian tidak hanya menggunakan truk tangki biasa. Mereka bahkan mengerahkan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) milik Sat Samapta berkapasitas 8.000 liter, yang biasanya digunakan untuk pengendalian massa, demi memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo memimpin langsung distribusi bantuan ini di lapangan. Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata Polri yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum atau keamanan, tetapi juga hadir memberikan solusi saat warga menghadapi kendala kebutuhan dasar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami hadir untuk membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa air bersih. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan warga," ujar AKBP Wahyu Sulistyo sebagaimana dikutip dari laporan media Joglo Jateng.
Selain unit AWC, dua truk tangki tambahan masing-masing berkapasitas 8.000 liter juga diterjunkan untuk memastikan pasokan air tersalurkan secara merata ke titik-titik yang membutuhkan. Inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Seorang warga Desa Glagahwaru menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian jajaran kepolisian. Ia menyebut bahwa bantuan tersebut sangat krusial bagi aktivitas rumah tangga mereka sehari-hari di tengah keterbatasan pasokan air yang sedang terjadi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Kudus atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga dan sangat membantu kebutuhan sehari-hari," ungkap warga tersebut menambahkan.