Panggung festival musik Lollapalooza 2026 mendadak riuh setelah band rock legendaris asal Chicago, The Smashing Pumpkins, memberikan kejutan spektakuler bagi para penonton yang hadir. Tampil sebagai penampil utama di Bud Light Stage, Billy Corgan dan kawan-kawan berhasil membius ribuan penggemar lewat aksi panggung yang emosional sekaligus bertabur bintang tamu spesial.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Momen paling dinanti terjadi ketika band pelantun "Today" ini memanggil musisi muda asal Inggris, Yungblud, untuk berduet membawakan lagu klasik "Luna" dari album ikonis mereka tahun 1993, "Siamese Dream". Kehadiran Yungblud sontak membuat penonton histeris, terlebih setelah sang musisi mengungkapkan rasa harunya di atas panggung dengan mengatakan "Ini adalah mimpi yang benar-benar menjadi kenyataan".
Tidak berhenti sampai di situ, kejutan berlanjut tatkala Billy Corgan memperkenalkan bintang pop dunia, Olivia Rodrigo, sebagai kejutan berikutnya di tengah pertunjukan. Mengenakan gitar akustik, Corgan mengiringi suara khas Olivia dalam membawakan tembang hits "Thirty-Three" dari album legendaris "Mellon Collie And The Infinite Sadness", menciptakan momen lintas generasi yang sangat berkesan.
Kemeriahan konser semakin memuncak menjelang akhir penampilan ketika mantan bassist tur mereka, Melissa Auf der Maur, turut naik ke atas panggung untuk berkolaborasi. Auf der Maur bergabung membawakan lagu penutup bertajuk "The Everlasting Gaze", melengkapi penampilan bersejarah yang menandai kembalinya The Smashing Pumpkins ke festival kandang mereka setelah puluhan tahun.