Antalya, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di Turki, tengah melakukan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur transportasinya. Dua gerbang udara utama kota tersebut, yakni Bandara Antalya dan Bandara Gazipaşa-Alanya, saat ini tengah menjalani proyek renovasi serta perluasan kapasitas secara masif guna merespons tingginya minat wisatawan global.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari Daily Sabah, investasi besar sedang digelontorkan oleh Kementerian Transportasi dan Infrastruktur Turki untuk memastikan kenyamanan para pelancong. Langkah ini diambil mengingat Antalya selalu menjadi magnet bagi jutaan turis setiap tahunnya, yang mengakibatkan lalu lintas penerbangan sangat padat, terutama pada musim liburan.
Gubernur Antalya, Hulusi Şahin, menjelaskan bahwa proyek pengembangan di Bandara Antalya telah membawa peningkatan signifikan. Kapasitas penumpang tahunan kini melonjak drastis dari 35 juta menjadi 82 juta orang. Selain itu, jumlah tempat parkir pesawat juga bertambah dari 108 menjadi 176 posisi, guna menampung armada udara yang lebih banyak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTidak hanya kapasitas, fasilitas pendukung di Bandara Antalya pun mendapat sentuhan modernisasi. "Kami telah menyelesaikan perluasan terminal domestik dan Terminal 2, serta membangun fasilitas baru mulai dari terminal penerbangan umum, hangar, hingga ruang VIP dan CIP," ujar Şahin sebagaimana dikutip dari laporan Anadolu Agency.
Salah satu ikon baru yang dinantikan adalah menara bandara yang terinspirasi dari mercusuar peradaban Lycian kuno. Menara ini dijadwalkan rampung tahun depan. Selain itu, otoritas setempat juga tengah melakukan penataan ulang jalur jalan internal bandara untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang melampaui ekspektasi awal.
Di sisi lain, Bandara Gazipaşa-Alanya yang melayani wilayah timur Antalya juga tak luput dari perhatian. Gubernur Şahin mengungkapkan bahwa perbaikan infrastruktur di bandara tersebut tengah dikebut, termasuk pembangunan lounge VIP yang selama ini belum tersedia. Proyek di bandara ini ditargetkan selesai pada bulan Oktober mendatang agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi rata-rata 1 juta penumpang setiap tahunnya.