Otoritas Shanghai membatalkan lebih dari 1.300 penerbangan serta mengevakuasi ratusan ribu warga saat China bersiap menghadapi terjangan Topan Dolphin yang bergerak cepat setelah sebelumnya menghantam wilayah Taiwan dan Jepang.
Berdasarkan pengamatan redaksi Kabayan News, badai besar ini membawa kecepatan angin maksimum sekitar 162 kilometer per jam atau setara dengan kategori 2 pada skala angin badai Saffir-Simpson, sehingga memicu ancaman kerusakan infrastruktur yang masif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBandara Pudong dan Hongqiao di Shanghai terpaksa memangkas sekitar 60 persen jadwal penerbangan harian demi menghindari risiko keselamatan penumpang, sementara evakuasi massal digencarkan di berbagai wilayah pesisir.
Mengutip laporan dari media setempat, gelombang pengungsian besar-besaran telah menjangkau ratusan ribu penduduk di Provinsi Zhejiang dan kawasan sekitar Shanghai yang dinilai paling rentan terdampak cuaca ekstrem.
Dari analisis awak media Kabayan News, Topan Dolphin diprediksi terus memicu curah hujan tinggi hingga mencapai 400 milimeter di beberapa area, meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap ancaman banjir bandang dan tanah longsor.