Kisah pilu menimpa seorang gamer di Rusia. Ia baru saja membeli kartu grafis GIGABYTE GeForce RTX 5070 Ti dengan harga hampir 90.000 rubel atau setara Rp 17 juta. Namun, alih-alih menikmati performa gaming tinggi, ia malah menemukan botol air mineral 2 liter di dalam kotak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kejadian ini bermula ketika pria tersebut memesan kartu grafis dari platform e-commerce Wildberries. Harga yang dibayarkan tergolong sangat mahal mengingat RTX 5070 Ti diluncurkan dengan harga resmi 750 dolar AS atau sekitar Rp 12 juta. Namun, antusiasmenya berubah menjadi tawa getir saat kotak dibuka.
Beruntung, pria tersebut memutuskan untuk melakukan unboxing di dalam toko dan merekam seluruh prosesnya. Kotak yang diterimanya tampak tersegel rapi dan meyakinkan seperti produk baru. Namun, saat segel dibuka, isinya bukanlah kartu grafis canggih, melainkan botol air plastik berukuran 2 liter.
Video unboxing yang diunggah oleh akun @oldValkyries di media sosial memperlihatkan momen mengejutkan tersebut. Pria itu sempat tersenyum tak percaya saat melihat isi kotak, namun ekspresi lega terpancar karena ia telah merekam bukti di tempat kejadian.
Kasus penipuan seperti ini sebenarnya bukan kali pertama terjadi di industri komponen PC. Sebelumnya, banyak kasus serupa di mana kotak GPU berisi benda-benda tak berguna. Pelaku biasanya berasal dari rantai pasok, mulai dari pabrik hingga kurir pengiriman.
Namun dalam kasus ini, sulit untuk menentukan di titik mana penggantian produk terjadi. Apakah di tingkat distributor, pengecer, atau ketika barang dalam perjalanan. Yang jelas, keberanian pembeli untuk membuka kotak di depan petugas dan kamera menjadi penyelamat utama.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pembeli komponen PC mahal. Merekam proses unboxing dari awal hingga akhir adalah langkah antisipasi yang wajib dilakukan. Bukti video yang kuat akan memudahkan proses klaim garansi atau pengembalian barang kepada penjual.
Pihak Wildberries dan GIGABYTE belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Namun, dengan adanya bukti video yang jelas, pembeli diyakini akan mendapatkan penggantian atau pengembalian dana dari platform e-commerce tersebut.