Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Harga Kartu Grafis NVIDIA Naik Lagi,...
BERITA

Harga Kartu Grafis NVIDIA Naik Lagi, Capai 30 Persen

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 2 Agustus 2026
Ilustrasi kartu grafis NVIDIA RTX 5090 dan RTX 5070 Ti yang harganya naik hingga 30 persen

Ilustrasi kartu grafis NVIDIA RTX 5090 dan RTX 5070 Ti yang harganya naik hingga 30 persen

NVIDIA kembali mengguncang pasar komponen PC dengan menaikkan harga kartu grafis konsumen hingga 30 persen. Ini adalah kali ketiga perusahaan asal Amerika Serikat itu menaikkan harga produknya sepanjang tahun 2026, memicu kepanikan di kalangan distributor dan menyebabkan rak-rak toko kosong.

Berdasarkan laporan dari Economic Daily Taiwan, NVIDIA menaikkan harga kartu grafis antara 20 hingga 30 persen. Kenaikan ini mengikuti dua episode sebelumnya, yaitu pada Januari 2026 sebesar 10-15 persen dan pada Mei lalu yang hanya menyasar kartu high-end seperti GeForce RTX 5090. Kini, kenaikan harga menyasar lebih banyak model kartu grafis konsumen.

Pemicu utama kenaikan harga kali ini adalah keputusan Samsung yang menaikkan harga DRAM sekitar 20 persen untuk kuartal berjalan. NVIDIA mengklaim tidak punya pilihan selain menyesuaikan harga GPU-nya, termasuk komponen GDDR memori yang turut terdampak.

Sumber dari BenchLife menyebutkan bahwa pemberitahuan harga dari NVIDIA kini mencakup bundel GPU secara keseluruhan, tidak hanya chip GPU tetapi juga memori GDDR. Kebijakan ini, ditambah dengan rumor yang beredar luas, telah memicu kepanikan total di kalangan distributor ritel.

Sejumlah platform e-commerce besar di China bahkan dilaporkan menarik banyak produk kartu grafis NVIDIA dari etalase mereka pekan lalu. Stok di toko-toko fisik pun dikabarkan menipis akibat aksi borong yang dilakukan konsumen dan pengecer.

Dampak kenaikan harga terlihat jelas pada produk tertentu. Misalnya, kartu grafis NVIDIA RTX 5070 Ti 16GB GDDR7 kini dijual dengan harga 10.700 Yuan atau sekitar 1.581 dolar AS. Padahal pekan lalu harganya masih 9.299 Yuan, dan pada November 2025 lalu hanya 7.200 Yuan.

Fenomena aneh juga terjadi pada pasar memori GDDR7. Modul 2GB GDDR7 standar dijual seharga 20 dolar AS, sementara varian 3GB dibanderol antara 60 hingga 70 dolar AS. Artinya, konsumen hanya mendapat tambahan 50 persen kapasitas memori tetapi harus membayar lebih dari tiga kali lipat harga.

Para analis industri memperingatkan bahwa siklus kenaikan harga ini belum tentu berakhir. Dengan tekanan dari sisi pasokan dan permintaan yang terus tinggi, konsumen mungkin harus bersiap menghadapi harga komponen PC yang semakin mahal dalam beberapa bulan ke depan.

Topics
nvidia kenaikan harga gpu kartu grafis rtx 5070 ti gddr7 komponen pc samsung dram distributor panik harga komputer teknologi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.