Peralihan dari becak motor konvensional ke teknologi becak listrik di kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, dinilai memberikan dampak positif yang signifikan. Berdasarkan pantauan redaksi di lapangan, moda transportasi ramah lingkungan ini terbukti jauh lebih hemat secara biaya operasional bagi para pengemudi, sekaligus menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan bebas polusi bagi para wisatawan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut penuturan salah satu pengemudi becak listrik, Edi (52), dirinya tidak merasakan banyak perbedaan teknis dalam mengoperasikan kendaraan tersebut selama satu tahun terakhir. Namun, ia menggarisbawahi bahwa perbedaan paling mencolok terletak pada efisiensi biaya pengisian daya baterai yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan pengeluaran rutin untuk membeli bahan bakar minyak (BBM).
‘Hampir rata-rata untuk pengecasan itu selama 3-4 jam. Nah, untuk satu kali pengecasan, sudah saya uji coba pakai token listrik itu cuma habis di Rp2.850,’ ucap Edi saat ditemui tim redaksi di kawasan Malioboro.
Meskipun merasakan efisiensi biaya, Edi berharap pemerintah daerah setempat bersedia menambah fasilitas stasiun pengisian daya di area wisata tersebut karena kapasitas yang ada saat ini dirasa masih sangat terbatas. ‘Di setiap sudut, khususnya kawasan Malioboro, diusahakan ada supaya kami lebih mudah ngecas sambil istirahat. Soalnya tempat yang sekarang cuma muat empat becak padahal yang habis banyak,’ kata dia menambahkan.
Di sisi lain, dari pengamatan redaksi terhadap respons pengguna, para pelancong menyambut positif kehadiran kendaraan ramah lingkungan ini. Salah seorang pengunjung, Febri (23), menyatakan dukungannya terhadap implementasi becak listrik sebagai alternatif transportasi wisata utama yang berkelanjutan.
‘Yang paling terasa perbedaannya itu dari suaranya. Suaranya lebih halus, terus tidak ada asapnya juga. Jadi lebih nyaman buat penumpangnya,’ kata Febri saat membagikan pengalamannya setelah mencoba moda transportasi tersebut.
Saat ini, becak listrik telah menjadi salah satu pilihan transportasi ikonik bagi para pelancong yang ingin berkeliling di seputaran Malioboro. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tarif perjalanan yang dikenakan kepada penumpang berkisar antara Rp20.000 hingga Rp50.000, tergantung pada jarak dan rute tujuan yang dipilih oleh wisatawan.