Warga kawasan Kranji, Kota Bekasi, mendadak digemparkan oleh kemunculan sebuah tanaman unik berukuran besar yang tumbuh subur di pekarangan rumah warga. Berdasarkan pantauan di lokasi Jalan Lapangan Bola, Kranji, tanaman tersebut langsung menarik perhatian masyarakat sekitar karena bentuknya yang sangat menyerupai bunga bangkai raksasa, lengkap dengan kelopak lebar dan batang menjulang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis dari pengamatan awak media, fenomena tumbuhan unik seperti ini kerap kali mengundang rasa penasaran publik karena kemiripannya dengan spesies langka Amorphophallus titanum. Kendati demikian, tanaman yang tumbuh di pemukiman padat penduduk ini ternyata tidak mengeluarkan aroma menyengat atau bau busuk seperti yang biasa dicirikan pada bunga bangkai pada umumnya.
Pemilik tanaman tersebut, Warsini, memberikan penjelasan terkait asal-usul tanaman yang kini viral di kalangan tetangga sekitar. Menurut Warsini, tanaman itu merupakan pohon suweg yang bibitnya sengaja dibawa oleh sang suami, Juari, langsung dari kampung halaman mereka di Pacitan, Jawa Timur.
"Itu ayahnya katanya nanam pohon suweg tuh. Bawa dari kampungnya Pacitan, Jawa Timur," ujar Warsini saat ditemui awak media di kediamannya di kawasan Kranji, Kota Bekasi.
Lebih lanjut, Warsini mengungkapkan bahwa pohon suweg tersebut sebenarnya sudah ditanam sejak bertahun-tahun lalu dan dipelihara karena umbinya kerap dikonsumsi serta masih berkerabat dekat dengan tanaman talas. Dari sekian banyak bibit suweg yang ditanam, hanya satu tanaman saja yang akhirnya memperlihatkan fase berbunga dengan bentuk menyerupai bunga bangkai dalam beberapa waktu terakhir.
Proses mekarnya bunga unik ini sendiri memakan waktu sekitar dua minggu sejak pertama kali tunas mudanya muncul dari dalam tanah, sebelum akhirnya mekar sempurna dalam tiga hingga empat hari belakangan. Walaupun kini lokasi tersebut ramai didatangi oleh warga yang merasa penasaran ingin melihat dari dekat, Warsini memilih untuk membiarkan tanaman itu tumbuh secara alami tanpa ada niat khusus untuk memindahkannya.