Rizky Billar mengungkapkan kerugian finansial fantastis mencapai Rp 3,1 miliar akibat dugaan penggelapan dana yang dilakukan oleh orang terdekatnya. Aktor sekaligus presenter ini mengaku sangat kecewa lantaran sosok tersebut selama ini merupakan pihak yang ia percayai untuk mengelola keuangan.
Dalam unggahan di media sosial, suami Lesti Kejora ini meluapkan kekecewaan mendalam atas pengkhianatan tersebut. Uang yang diduga digelapkan tidak hanya merupakan aset pribadinya, tetapi juga mencakup dana milik istri dan anak-anaknya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeRizky Billar kini memberikan ultimatum kepada terduga pelaku untuk segera bertanggung jawab mengembalikan dana tersebut. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap membawa kasus ini ke ranah kepolisian jika tuntutannya tidak dipenuhi.
Terkait penyelesaian masalah, Rizky Billar menyatakan masih membuka ruang komunikasi secara kekeluargaan. Namun, ia secara tegas menolak opsi pengembalian dana dengan cara mencicil mengingat kasus ini sudah berlangsung selama berbulan-bulan.
Dugaan Penggelapan Aset Berlangsung Lama
"Ya kita tunggu saja iktikad baiknya. Kalau memang tidak ada tindakan yang menjadi iktikad baik, tidak ada tindakan penyelesaian, ya mau nggak mau kita harus bikin laporan," ujar Rizky Billar saat ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).
Lesti Kejora disebut sangat terpukul dengan kejadian ini karena dana yang diselewengkan menyangkut masa depan anak mereka. Saat ini, tim manajemen Rizky Billar terus memantau perkembangan komunikasi dengan pihak terkait sebelum melangkah ke proses hukum resmi.
Aktor kelahiran Medan ini menuturkan bahwa aksi penggelapan dana tersebut sebenarnya telah berlangsung dalam kurun waktu cukup lama. Pelaku diduga sengaja menutupi aksinya agar tidak terendus oleh pihak manajemen maupun keluarga.
Dugaan penggelapan tersebut baru terbongkar setelah pihak manajemen Rizky Billar melakukan audit internal secara mendalam belakangan ini. Temuan tersebut langsung memicu kemarahan karena jumlah dana yang hilang terbilang sangat fantastis.