Sebagaimana diwartakan oleh laporan media CartaCapital, suasana di lingkungan akademik mendadak tegang menyusul insiden bentrokan fisik yang melibatkan seorang anggota parlemen daerah.
Peristiwa tersebut bermula ketika politisi dari Partido Liberal, Diego Castro, mendatangi kawasan Fakultas Komunikasi di Universitas Federal da Bahia atau yang dikenal sebagai UFBA di Salvador.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kedatangan sang wakil rakyat dilakukan dengan dalih menindaklanjuti laporan mengenai keberadaan atribut dukungan politik bagi tokoh tertentu di lingkungan kampus.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAksi penertiban atribut secara sepihak itu kemudian memicu reaksi keras dari kalangan mahasiswa, yang dengan cepat mengepung lokasi kejadian hingga berujung pada adu mulut dan aksi dorong.
Mengutip laporan dari pihak institusi pendidikan tinggi tersebut, seorang pemimpin lembaga kemahasiswaan mengalami luka-luka setelah didorong oleh petugas pengamanan yang mengawal kunjungan sang politisi.
Pihak rektorat langsung mengambil langkah tegas dengan menghentikan seluruh rangkaian kegiatan akademik serta menyayangkan terjadinya tindakan intimidasi di area kampus.
Sebagai tindak lanjut atas kekacauan yang terjadi, pihak universitas secara resmi telah membawa persoalan ini ke ranah hukum dengan melaporkannya kepada kepolisian setempat serta otoritas federal.
Sementara itu, tekanan politik di tingkat legislatif juga meningkat setelah sejumlah pihak mengajukan mosi agar majelis kehormatan dewan segera menyelidiki dugaan pelanggaran etik atas insiden tersebut.