Langkah strategis memperkuat sinergi antara dunia akademisi dan industri kembali terwujud di Yogyakarta. Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menerima hibah berupa lima unit traktor cultivator dari produsen alat dan mesin pertanian (alsintan) terkemuka, CV Karya Hidup Sentosa atau yang populer dengan merek Quick Traktor. Serah terima bantuan alsintan tersebut berlangsung secara simbolis di lingkungan kampus Fapet UGM pada Kamis, 23 Juli 2026.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, bantuan lima unit alat modern tersebut diserahkan langsung oleh Asisten Kepala Unit Spesial Marketing Quick Traktor, Wawan Kartika Hadi, kepada Dekan Fapet UGM, Profesor Budi Guntoro. Dari pantauan redaksi, kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen nyata sektor industri manufaktur dalam mendukung tridharma perguruan tinggi serta mendorong inovasi teknologi di bidang peternakan nasional.
Menurut Dekan Fapet UGM, Profesor Budi Guntoro, hibah traktor ini akan sangat membantu operasional pengembangan pakan ternak berkualitas tinggi di lingkungan kampus. "Harapannya dengan CSR ini ada sinergi antara dunia industri dengan perguruan tinggi, terutama dalam pengembangan teknologi peternakan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Budi saat menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi tersebut.
Penggunaan traktor cultivator ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan Fapet UGM dalam membudidayakan tanaman pakan unggulan, seperti rumput Gama Umami. Menurut pengamatan tim redaksi, bantuan peralatan ini juga sangat selaras dengan rencana pembentukan laboratorium Biosistem Industri Peternakan (Mekanisasi dan Otomasi) yang saat ini sedang dirancang oleh pihak fakultas guna memodernisasi proses riset.
Sementara itu, Asisten Kepala Unit Spesial Marketing Quick Traktor, Wawan Kartika Hadi, mengungkapkan bahwa kerja sama ini bertujuan sebagai sarana alih teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurut Wawan, kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang karir bagi para alumni Fapet UGM untuk berkontribusi langsung di industri alsintan nasional, khususnya bersama Quick Traktor yang telah beroperasi sejak tahun 1953 di Yogyakarta.