Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Gedung Pengadilan Chattanooga, Wajah...
BERITA

Gedung Pengadilan Chattanooga, Wajah Nyata Arsitektur Era Trump

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 12 Juni 2026
Desain gedung pengadilan Chattanooga bergaya Greco-Deco dengan pilar persegi dan volume besar

Desain gedung pengadilan Chattanooga bergaya Greco-Deco dengan pilar persegi dan volume besar

Gedung pengadilan baru di Chattanooga, Tennessee, perlahan mencuri perhatian dari kemewahan ballroom Gedung Putih yang menghabiskan biaya 400 juta dolar AS. Berjarak lebih dari 500 mil dari Washington DC, proyek ini menjadi cerminan nyata warisan arsitektur Presiden Donald Trump. Dijadwalkan rampung pada 2030, bangunan bergaya Art Deco Yunani ini adalah desain besar pertama yang diumumkan oleh badan gedung federal AS sejak perintah eksekutif "Making Federal Architecture Beautiful Again" diteken.

Hampir setahun berlalu sejak Trump meresmikan kebijakan yang melarang gaya modernis, postmodern, dan brutalist untuk gedung federal. Chattanooga menjadi bukti konkret bagaimana arsitek menanggapi aturan tersebut. Firma HOK yang terkenal kontemporer justru menghadirkan deretan pilar persegi dengan dua volume besar mirip makam di kedua ujungnya. Gaya yang dijuluki "Greco-Deco" ini mendapat pujian dari National Civic Art Society (NCAS) sebagai etalase dari perintah eksekutif yang turut mereka susun.

Presiden NCAS, Justin Shubow, menilai desain ini membuktikan bahwa klasisisme masih hidup dan bisa dieksekusi dengan baik. "Banyak hakim, terlepas dari afiliasi partai, menginginkan pengadilan yang terlihat seperti pengadilan," ujarnya. Namun, kritikus seperti Kevin D. Murphy dari Vanderbilt University justru melihat kemiripan dengan gaya klasik tahun 1930-an yang identik dengan negara fasis. Ia juga mempertanyakan klaim transparansi yang diusung arsitek, karena bangunan justru terlihat sangat kokoh dan mengintimidasi.

Kritikus arsitektur Christopher Hawthorne menyebut desain ini "tampan" dan berpotensi menjadi bangunan yang kompeten, tetapi gagal mencerminkan nilai fundamental masyarakat kontemporer. "Saya tidak berpikir desain pengadilan ini memiliki sesuatu untuk dikatakan, kecuali mencerminkan penghuni Gedung Putih saat ini," ujarnya. Meski demikian, survei Harris Poll tahun 2020 menunjukkan lebih dari 70 persen warga Amerika, tanpa memandang afiliasi politik, lebih menyukai desain tradisional untuk gedung pengadilan dan kantor federal.

Perintah eksekutif Trump memang menimbulkan keresahan di kalangan arsitek karena dianggap nostalgia yang akan memicu tiruan dan membatasi inovasi. Namun, American Institute of Architects menolak kebijakan ini bukan karena gaya klasik, melainkan karena membatasi kebebasan menciptakan bangunan yang melayani komunitas modern. Di sisi lain, GSA selaku badan pengelola gedung federal kini menghadapi tantangan menerjemahkan konsep "keindahan" dan "martabat" menjadi panduan kerja yang jelas dalam setiap proyek.

Meski hanya berdampak pada segelintir gedung, pengaruh kebijakan ini diprediksi meluas ke proyek swasta. Buktinya, pencakar langit Beaux-Arts di Fifth Avenue New York dan stadion NFL Washington Commanders mulai mengadopsi inspirasi neoklasik. Perdebatan soal apakah pengadilan Chattanooga menjadi preseden berbahaya atau pelindung tradisi sipil yang bijaksana, tampaknya akan terus bergantung pada selera dan pandangan politik masing-masing.

Topics
arsitektur trump gedung pengadilan chattanooga greco-deco hok justin shubow gsa kontroversi arsitektur making federal architecture beautiful again desain federal klasisisme
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.