Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI kini merambah dunia transportasi publik secara lebih mendalam. Google menyematkan teknologi AI miliknya, Gemini, ke dalam armada kendaraan otonom milik Waymo. Integrasi ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih interaktif dan intuitif bagi para penumpang yang menggunakan armada terbaru mereka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kehadiran Gemini di dalam kabin Waymo berfungsi sebagai asisten pribadi yang siap membantu berbagai kebutuhan penumpang selama perjalanan. Penumpang dapat mengajukan berbagai pertanyaan menarik, mulai dari mencari rekomendasi kafe terbaik di sekitar rute perjalanan hingga menggali sejarah singkat mengenai monumen yang dilewati. Fitur ini bekerja secara interaktif melalui antarmuka layar sentuh yang diletakkan di bagian bawah layar.
Selain memberikan informasi seputar navigasi dan wawasan umum, Gemini juga terhubung langsung dengan sistem kontrol kabin kendaraan. Penumpang kini dapat dengan mudah mengatur suhu AC, seperti mengatakan "turunkan AC ke 65 derajat", atau meminta pengemudi otomatis untuk menepi hanya lewat perintah suara. Meski demikian, pihak pengembang memastikan bahwa Gemini beroperasi secara terpisah dari sistem kemudi utama Waymo Driver, sehingga tidak memiliki akses langsung terhadap kendali fisik maupun data navigasi kendaraan.
Pembaruan ini juga dibarengi dengan perombakan antarmuka pengguna secara besar-besaran yang dioptimalkan untuk layar sentuh besar pada kendaraan Ojai. Tampilan visual baru ini menghadirkan tombol sentuh yang lebih besar demi kenyamanan penumpang saat mengatur media hiburan atau suhu kabin. Waymo juga memperkenalkan konsep layar tri-screen terkoordinasi, di mana informasi pada setiap layar akan menyesuaikan dengan posisi duduk penumpang di dalam mobil.
Tidak ketinggalan, Waymo turut menyematkan fitur baru bernama Calm Mode bagi penumpang yang menginginkan suasana tenang selama di perjalanan. Fitur ini akan meredupkan tingkat kecerahan layar serta menampilkan informasi perjalanan seminimal mungkin demi menciptakan pengalaman berkendara yang lebih santai. Kehadiran inovasi ini menandai langkah maju dalam mengawinkan teknologi AI generatif dengan ekosistem transportasi masa depan.