Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Ketidakadilan Struktural dalam...
BERITA

Ketidakadilan Struktural dalam Penetapan Nilai Limit Lelang

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 31 Juli 2026
Ilustrasi gedung perbankan dan dokumen hukum terkait lelang hak tanggungan

Ilustrasi gedung perbankan dan dokumen hukum terkait lelang hak tanggungan

Sengketa antara pelaku usaha dan pihak perbankan dilaporkan terus meningkat secara signifikan menyusul residu krisis ekonomi pasca-pandemi. Perselisihan tersebut umumnya berkisar seputar wanprestasi perjanjian kredit hingga keberatan terhadap pelaksanaan eksekusi jaminan tanah dan bangunan.

Berdasarkan UU Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan, kreditur memiliki hak untuk menjual objek jaminan melalui pelelangan umum ketika debitur mengalami wanprestasi. Namun, persoalan krusial kerap muncul pada tahap penetapan nilai limit lelang atau harga minimal objek sebelum dilepas ke pasaran.

Berdasarkan regulasi yang berlaku saat ini, kewajiban menggunakan penilai independen bersertifikat hanya diberlakukan bagi objek jaminan dengan nilai di atas Rp10 miliar. Sementara itu, untuk aset di bawah nilai tersebut, penetapan harga limit cukup diserahkan kepada penaksir internal pihak kreditur.

Kondisi ini dinilai menciptakan celah hukum yang memicu ketimpangan karena penaksir internal kerap kali tidak memiliki sertifikasi profesional untuk menaksir nilai pasar secara objektif. Akibatnya, nilai limit sering ditetapkan jauh di bawah harga wajar dan merugikan posisi debitur.

Ketika aset terjual murah dan hasil lelang gagal menutup total kewajiban, debitur tetap harus menanggung sisa utang yang tertinggal. Kehilangan aset dengan nilai ekonomis yang tidak sesuai ini dipandang sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia dalam dimensi ekonomi.

Sejumlah kalangan mendesak adanya evaluasi menyeluruh serta revisi substansial terhadap tata kelola lelang hak tanggungan. Langkah perbaikan seperti pelibatan penilai independen secara universal dinilai penting agar hukum dapat menghadirkan keadilan substantif bagi seluruh warga negara.

Topics
hukum perbankan ekonomi lelang hak tanggungan keadilan regulasi
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.