Seorang wanita berinisial AL warga Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, nekat menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu ke dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah. Aksi nekat tersebut dilakukan AL demi memenuhi permintaan suaminya berinisial SAB yang sedang menjalani masa penahanan di rutan tersebut.
Upaya AL berhasil digagalkan petugas setelah gerak-geriknya memicu kecurigaan saat pemeriksaan barang titipan pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 14.20 WIB. Kecurigaan petugas bermula saat AL menjalani prosedur pemeriksaan rutin dan petugas yang sigap kemudian memeriksa barang titipannya berupa sepasang sepatu sneakers secara lebih teliti.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Dari pemeriksaan, ditemukan dua paket plastik kecil diduga berisi sabu-sabu yang disembunyikan di dalam sol sepatu," kata Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Bener Meriah, Ari Samanto, Selasa (4/8/2026). Penemuan ini langsung direspons cepat dengan sterilisasi lokasi dan pengamanan pelaku beserta barang bukti.
Pascapenemuan itu, Ari Samanto langsung memerintahkan sterilisasi lokasi, mengamankan pelaku beserta barang bukti, serta berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bener Meriah untuk penanganan hukum lebih lanjut. "Dari pemeriksaan awal, AL mengakui bahwa barang haram tersebut merupakan pesanan sang suami, SAB," kata Karutan.
Modus Sepatu Sneakers dan Isolasi Tahanan SAB
Sekitar pukul 16.00 WIB, AL beserta barang bukti resmi diserahkan kepada penyidik Satresnarkoba Polres Bener Meriah. Selain mengamankan pelaku, pihak rutan juga langsung memeriksa SAB dan menempatkannya di sel isolasi untuk kepentingan pengamanan serta penyelidikan internal guna mencegah adanya jaringan lain di dalam rutan.
Ari menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk upaya penyelundupan barang terlarang. "Terungkapnya upaya ini karena setiap aktivitas kami jalankan sesuai SOP yang berlaku. Barang titipan untuk tahanan harus diperiksa teliti sebelum diserahkan. Kami juga terus melakukan deteksi dini potensi kerawanan guna memperketat pengawasan di lingkungan rutan," tegas Ari.
Modus yang digunakan AL untuk menyelundupkan sabu ke dalam Rutan Bener Meriah terbilang cukup licik. Ia menyembunyikan dua paket plastik kecil berisi narkotika di dalam sol sepatu sneakers yang akan diberikan kepada suaminya.
Namun, petugas rutan yang telah terlatih dan menjalankan prosedur standar operasional dengan ketat berhasil mendeteksi barang terlarang tersebut. Pemeriksaan teliti terhadap barang titipan menjadi titik kunci pengungkapan kasus ini.