Mantan penguasa kelas welter UFC, Kamaru Usman, tampaknya belum puas dengan deretan prestasi yang sudah diukirnya. Kini petarung berjuluk "The Nigerian Nightmare" tersebut membidik status sebagai juara di dua divisi berbeda (double champ) sebelum dirinya memutuskan pensiun dari dunia MMA.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Langkah besar ini dimulai dengan keputusan Usman naik ke kelas menengah untuk melakoni duel sengit melawan sesama mantan juara, Dricus Du Plessis. Pertarungan penuh gengsi ini dijadwalkan bakal tersaji dalam gelaran UFC Fight Night yang berlangsung di Oklahoma City.
Dalam wawancara eksklusif bersama Michael Babcock, Usman mengungkapkan ambisi besarnya di kelas barunya ini. "Dia adalah petarung besar. Nama yang besar. Dan itulah yang saya inginkan. Saya paham berada di tahap ini adalah sebuah berkah, bisa berkompetisi menghibur massa, sekaligus berpeluang meraih emas lagi," ujar Usman.
Peluang Usman untuk langsung merangsek ke papan atas kelas menengah memang terbuka lebar. Saat ini, sabuk juara kelas 185 pon tersebut dipegang oleh Sean Strickland setelah berhasil menumbangkan Khamzat Chimaev pada ajang UFC 328 yang digelar Mei lalu. Sementara itu, Dricus Du Plessis menempati peringkat kedua penantang gelar.
Usman sendiri sebenarnya belum memiliki peringkat resmi di kelas menengah karena baru sekali bertarung di divisi tersebut, yakni saat menantang Khamzat Chimaev. Meski kalah dalam debutnya di kelas menengah, penampilan Usman kala itu sangat diapresiasi karena ia menerima pertarungan hanya dalam waktu persiapan 10 hari.
Kini dengan persiapan yang lebih matang, Usman optimistis mampu menumbangkan Dricus Du Plessis demi mengamankan tiket menuju duel perebutan gelar juara. Status sebagai juara di dua kelas yang berbeda diakui Usman sebagai ambisi terbesar yang tersisa dalam kariernya.
"Masih ada satu klub eksklusif yang belum bisa saya masuki, dan saya harus masuk ke sana. Ketika saya pensiun nanti, saya ingin diingat bukan cuma sebagai juara di satu tempat, melainkan petarung yang menjadi juara di sini dan di sana," pungkas Usman.