Kekeringan diperkirakan akan segera dideklarasikan di lebih banyak wilayah Inggris seiring langkah sebagian besar daratan Eropa yang bersiap menghadapi gelombang panas kelima musim panas ini. National Drought Group menjadwalkan pertemuan guna menilai situasi terkini di lapangan setelah bulan lalu tercatat sebagai Juli ter-kering dalam hampir dua abad terakhir.
Liz Bentley selaku kepala eksekutif Royal Meteorological Society memprediksi bahwa bagian barat laut Inggris akan menjadi salah satu wilayah yang segera menyusul status kekeringan tersebut. Penurunan drastis tingkat curah hujan dan debit sungai telah memicu kekhawatiran serius di berbagai sektor mulai dari pertanian hingga penyediaan air bersih.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePemerintah dan otoritas air terus memantau cadangan air di berbagai waduk yang dilaporkan berada di bawah rata-rata normal untuk periode tahun ini. Sejumlah perusahaan air bersih juga telah memberlakukan pembatasan penggunaan selang air bagi warga guna menghemat ketersediaan pasokan yang semakin menipis.
Di sisi lain, para ilmuwan mengaitkan intensitas cuaca ekstrem dan gelombang panas berkepanjangan ini dengan krisis iklim global yang dipicu emisi bahan bakar fosil. Krisis tersebut dinilai membuat peristiwa suhu ekstrem menjadi jauh lebih sering terjadi dan berdampak luas bagi ekosistem maupun keselamatan publik.
Peringatan Dini Kesehatan Dikeluarkan Akibat Suhu Ekstrem
Pihak Downing Street menegaskan bahwa pemerintah terus memfokuskan perhatian pada respons darurat jangka pendek sekaligus membangun ketahanan jangka panjang menghadapi perubahan iklim. Upaya mitigasi kini digencarkan demi mengantisipasi dampak lanjutan dari ancaman kekeringan dan potensi kebakaran liar.
UK Health Security Agency telah mengeluarkan peringatan kesehatan tingkat amber untuk sembilan wilayah di Inggris seiring meningkatnya risiko kesehatan akibat lonjakan temperatur. Peringatan tersebut berlaku mulai Selasa pagi hingga akhir pekan seiring prediksi suhu udara yang dapat melampaui 36 derajat Celsius di beberapa tempat.
Peningkatan risiko kesehatan ini sangat diwaspadai terutama bagi kelompok rentan seperti lansia berusia di atas 65 tahun serta individu dengan riwayat penyakit penyerta. Otoritas kesehatan mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga hidrasi dan menghindari aktivitas fisik berlebihan di luar ruangan saat puncak panas siang hari.
Dampak gelombang panas sebelumnya telah mencatatkan estimasi angka kematian yang signifikan di berbagai kawasan selama periode musim panas awal tahun ini. Pemerintah daerah bersama layanan kesehatan memperketat koordinasi guna memastikan fasilitas darurat siap siaga menghadapi lonjakan kasus darurat medis.