Shedd Aquarium mengumumkan kematian dua ekor paus beluga pada 2 September 2026, tepat sepekan setelah melaporkan kehilangan satu paus lainnya di fasilitas mereka. Kematian beruntun ini melibatkan paus betina berusia 20 tahun bernama Rain dan paus jantan berusia 34 tahun bernama Beethoven.
Rain merupakan salah satu paus yang tiba di Chicago pada 13 Agustus dalam proses pemindahan dari Marineland, sementara Beethoven telah lama menjadi bagian dari kelompok paus residen di Shedd Aquarium. Manajemen akuarium menyatakan bahwa tim perawatan hewan dan dokter veteriner kini terus memantau kondisi paus beluga yang tersisa selama 24 jam penuh.
Hingga saat ini, pihak Shedd Aquarium belum dapat mengidentifikasi penyebab pasti kematian tersebut ataupun memastikan apakah insiden ini saling berkaitan. Proses nekropsi, pemeriksaan darah, serta serangkaian tes tambahan masih dilakukan secara intensif untuk mendalami kondisi kesehatan satwa-satwa tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelumnya, Marineland menghadapi tekanan berat terkait masa depan puluhan paus di fasilitas mereka di Kanada sebelum akhirnya sejumlah satwa dipindahkan ke fasilitas di Amerika Serikat. Catatan resmi mencatat puluhan kematian paus di fasilitas asal dalam beberapa tahun terakhir sebelum pemindahan dilakukan.
Desakan Transparansi Penanganan Satwa Terlantar
Organisasi pelindung satwa Whale Sanctuary Project mendesak adanya keterbukaan informasi publik terkait riwayat kesehatan paus-paus yang ditransfer dari Marineland. Mereka meminta pihak berwenang menjelaskan prosedur pemeriksaan kesehatan sebelum satwa-satwa tersebut diizinkan melakukan perjalanan jauh.
Proses aklimatisasi paus penyelamatan di Shedd Aquarium sebelumnya diperkirakan memakan waktu beberapa bulan karena satwa masih beradaptasi dengan lingkungan baru. Salah satu paus yang sebelumnya mati, Peekachu, bahkan sempat menunjukkan penurunan nafsu makan dan indikasi dehidrasi sebelum akhirnya meninggal dunia.
Perdebatan mengenai masa depan mamalia laut di dalam fasilitas penangkaran kembali mencuat menyusul insiden kematian tragis ini di kalangan para pemerhati lingkungan. Sejumlah pihak menilai perlunya percepatan pengembangan suaka laut terbuka agar paus yang tidak dapat dilepasliarkan ke alam bebas memiliki opsi tempat tinggal yang lebih layak.
Shedd Aquarium menegaskan komitmen penuh dalam memberikan perawatan medis terbaik bagi sisa delapan ekor paus beluga yang masih berada dalam pengawasan ketat. Hasil laporan nekropsi lengkap dari seluruh paus yang mati diperkirakan baru akan rampung dalam beberapa pekan ke depan.