Meski tingkat persetujuan terhadap Presiden Trump hanya sekitar 37 persen, Partai Demokrat dinilai masih belum memiliki pesan kuat selain "kami bukan Trump". Seorang mantan jaksa federal, James D. Zirin, menilai bahwa isu korupsi di Washington bisa menjadi kuda kemenangan bagi Demokrat untuk merebut kembali hati pemilih.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Zirin menyoroti bagaimana tahun lalu menjadi "bonanza finansial" bagi Trump, yang meraup lebih dari 2 miliar dolar, lebih dari setengahnya berasal dari kripto, bahkan saat pemerintahannya membongkar regulator utama industri tersebut. "Cerita ini bukan tentang ideologi, tapi tentang bisnis," tulis Zirin dalam opininya di The Hill.
Salah satu sorotan utama adalah posisi Donald Trump Jr. sebagai direktur GrabAGun, perusahaan yang dijuluki "Amazon-nya senjata". Perusahaan yang menjual amunisi dan aksesori senjata secara online itu diuntungkan oleh usulan perubahan regulasi dari pemerintahan Trump. Seorang pejabat Gedung Putih membantah adanya hubungan, dengan menyebut aturan baru itu "didorong oleh kepentingan melindungi Amandemen Kedua".
Yang lebih mencolok adalah 1789 Capital, perusahaan yang dikelola Trump Jr. dan rekannya Omeed Malik. Nama 1789 merujuk pada tahun Konstitusi AS, namun Zirin menyebutnya sebagai "penodaan". Perusahaan ini telah berinvestasi di bidang kecerdasan buatan dan teknologi pertahanan, yang nilainya melonjak tiga kali lipat hanya dalam sebulan setelah kebijakan pemerintah berubah.
Salah satu investasi 1789 Capital yang paling fenomenal adalah Polymarket, situs taruhan prediksi yang nilainya melonjak dari 300 juta dolar menjadi 15 miliar dolar setelah mendapatkan izin operasi di AS. "Katakan ini bukan korupsi," sindir Zirin dalam tulisannya.
Zirin juga mengungkapkan bahwa banyak perusahaan investasi 1789 Capital telah mendapat kontrak pemerintah atau keuntungan langsung dari kebijakan baru Trump. Contohnya Vulcan Elements, yang setelah mendapat investasi 1789 Capital, langsung meraih pinjaman 620 juta dolar dari Departemen Pertahanan dan nilainya melonjak menjadi 2 miliar dolar.
Trump Jr. membela diri sebagai warga negara swasta yang berinvestasi secara legal dan mengaku hanya berbicara dengan ayahnya "setiap beberapa minggu" tanpa membahas bisnis. Namun Zirin meragukan pernyataan itu dengan sindiran, "Jika kau percaya itu, aku punya jembatan di Brooklyn yang bisa kujual padamu."
Rekan Trump Jr., Omeed Malik, juga disebut-sebut sebagai mantan Demokrat yang pernah menggalang dana untuk Hillary Clinton dan Joe Kennedy III. Malik mengaku tak pernah menginjakkan kaki di Gedung Putih, namun Zirin mempertanyakan apakah itu berarti tak ada komunikasi lewat telepon atau surel.
Jared Kushner, menantu Trump, juga disebut terlibat dalam negosiasi dengan Iran sementara perusahaannya mencari dana dari negara-negara Arab. Meski Kushner kemudian mengatakan perusahaannya tak akan mencari dana tambahan dari kawasan itu selama dia menjadi relawan di pemerintahan, Zirin menilai ini tetap menimbulkan pertanyaan etis.
Zirin menutup opininya dengan merujuk pada pernyataan Menteri Pertahanan Charles Wilson tahun 1953 yang mengatakan apa yang baik untuk General Motors adalah baik untuk Amerika. Trump Jr. dalam video promosi untuk Reflection AI, salah satu investasi 1789 Capital, mengatakan perusahaan itu "baik untuk Amerika". "Bukankah ini isu korupsi yang bisa dinaiki Demokrat untuk kembali berkuasa?" tanya Zirin.