Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Mengenal Withington, Suburb...
BERITA

Mengenal Withington, Suburb Manchester dengan Sejarah Panjang dan Sentuhan Mendelssohn

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 31 Juli 2026
Pemandangan kawasan Withington, suburb bersejarah di Manchester dengan gereja dan rumah sakit ternama

Pemandangan kawasan Withington, suburb bersejarah di Manchester dengan gereja dan rumah sakit ternama

Withington merupakan salah satu suburb di Manchester, Inggris, yang terletak sekitar 6,4 kilometer dari pusat kota Manchester. Secara historis, daerah ini termasuk dalam wilayah Lancashire dan kini menjadi bagian dari kota Manchester sejak 1904. Dengan populasi mencapai 13.422 jiwa pada sensus 2011, Withington dikenal sebagai kawasan yang heterogen, dihuni oleh keluarga, mahasiswa, dan kalangan profesional muda.

Sejarah Withington tercatat sejak awal abad ke-13 ketika daerah ini merupakan sebuah kawasan feodal yang mencakup beberapa townships seperti Chorlton-cum-Hardy, Moss Side, dan Rusholme. Kawasan ini dikuasai oleh keluarga Hathersage, Longford, dan Tatton, di bawah naungan Manor of Manchester dan Hundred of Salford di Lancashire. Nama Withington sendiri berasal dari bahasa Anglo-Saxon "Wīðign-tūn" yang berarti "peternakan dengan pohon willow".

Perkembangan pesat Withington terjadi pada pertengahan abad ke-19 seiring dengan Revolusi Industri dan industrialisasi Manchester. Wilayah yang sebelumnya agraris berubah menjadi kawasan urban. Salah satu tonggak penting adalah pembangunan Gereja Paroki St Paul pada tahun 1841, yang dirancang oleh arsitek Hayley & Brown dan diperluas pada 1864. Gereja ini menjadi pusat kehidupan masyarakat setempat.

Kawasan ini juga memiliki kaitan erat dengan komposer terkenal Jerman, Felix Mendelssohn. Pada tahun 1840-an, Mendelssohn beberapa kali mengunjungi Inggris dan kerap tinggal bersama teman-temannya di keluarga Souchay, keluarga Huguenot yang tinggal di Withington. Dalam kunjungannya pada April 1847, Mendelssohn memainkan organ pipa yang baru dipasang di Gereja St Paul, yang menjadi tur terakhirnya sebelum meninggal dunia pada November 1847.

Selain sejarahnya yang kaya, Withington juga dikenal sebagai pusat keunggulan klinis. Di sini terdapat Christie Hospital, salah satu pusat perawatan kanker terbesar di Eropa, serta Withington Community Hospital. Keberadaan rumah sakit ini menjadikan Withington sebagai rujukan bagi pasien dari berbagai wilayah.

Dalam bidang pendidikan, Withington memiliki sejumlah sekolah ternama, termasuk Withington Girls" School yang didirikan pada 1890 dan Manchester Grammar School yang pindah ke Fallowfield pada 1930-an. Kedua institusi ini telah melahirkan banyak tokoh terkenal, seperti aktor Ben Kingsley dan Robert Powell, serta kriket Mike Atherton.

Secara transportasi, Withington dilayani oleh jalur bus dan trem Metrolink. Jalur trem South Manchester Line dibuka kembali pada 2013 setelah jalur kereta api lama ditutup pada 1961. Meski demikian, nama halte "Withington" sempat diperdebatkan karena lokasinya yang berjarak sekitar 1,6 kilometer dari pusat Withington.

Saat ini, Withington menjadi bagian dari konstituensi parlemen Manchester Withington yang juga mencakup Chorlton-cum-Hardy, Burnage, dan Didsbury. Sejak 2015, kursi parlemen dipegang oleh Jeff Smith dari Partai Buruh. Dengan kekayaan sejarah dan fasilitas modernnya, Withington tetap menjadi salah satu suburb paling menarik di Manchester.

Topics
withington manchester sejarah inggris felix mendelssohn christie hospital suburb pendidikan transportasi manchester metrolink st paul's church
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.