Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Panglima Lebanon Sebut Israel Incar...
BERITA

Panglima Lebanon Sebut Israel Incar Perpecahan Internal, Ajak Bersatu

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 31 Juli 2026
Panglima Angkatan Darat Lebanon Jenderal Rodolphe Haykal dan Presiden Joseph Aoun di Beirut Lebanon

Panglima Angkatan Darat Lebanon Jenderal Rodolphe Haykal dan Presiden Joseph Aoun di Beirut Lebanon

Panglima Angkatan Darat Lebanon, Jenderal Rodolphe Haykal, menyampaikan peringatan keras bahwa Israel berupaya menimbulkan perpecahan di dalam negeri Lebanon. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan selatan Lebanon.

Haykal menegaskan bahwa menciptakan konflik internal merupakan salah satu tujuan pendudukan Israel. Ia menyerukan seluruh elemen bangsa Lebanon untuk meningkatkan kesadaran dan bersatu padu dalam menghadapi berbagai upaya yang dapat memecah belah persatuan nasional.

Dalam pidatonya, panglima militer itu mengakui bahwa tantangan yang dihadapi angkatan bersenjata saat ini sangat besar. "Tantangan di depan kita sangat berat, dan kita tidak punya pilihan selain terus berkorban dan memberikan yang terbaik," ujar Haykal seperti dikutip media setempat.

Haykal menegaskan komitmennya bahwa TNI Lebanon akan terus menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan dan stabilitas, serta melindungi negara di tengah situasi kawasan yang masih sangat sensitif. Ia juga menekankan pentingnya dukungan rakyat terhadap institusi militer.

Pernyataan Haykal ini muncul di saat Amerika Serikat terus berupaya memfasilitasi pemahaman antara Lebanon dan Israel. Namun, pembicaraan tersebut masih tersandera oleh perbedaan pandangan terkait pengaturan penarikan pasukan Israel dari wilayah perbatasan serta jaminan keamanan di masa depan.

Pemerintah Beirut bersikukuh menuntut penarikan total pasukan Israel dari seluruh wilayah Lebanon. Mereka juga menolak keras setiap pengaturan yang memberikan ruang bagi Israel untuk melakukan operasi militer atau intelijen di dalam negeri Lebanon. Di sisi lain, Israel menegaskan bahwa setiap penarikan harus dikaitkan dengan jaminan keamanan yang kuat dan pengawasan perbatasan yang lebih ketat.

Putaran negosiasi baru yang dijadwalkan berlangsung di Roma dipandang sebagai ujian penting bagi peluang tercapainya kesepakatan. Meski demikian, perbedaan mendasar antara kedua pihak masih sangat terlihat, dan hingga kini belum ada tanda-tanda jelas bahwa Washington akan menekan Israel secara signifikan untuk memajukan proses perdamaian yang mandek.

Topics
lebanon israel rodolphe haykal konflik perbatasan persatuan nasional negosiasi roma as penarikan israel keamanan lebanon timur tengah
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.