Film terbaru Marvel, Spider-Man: Brand New Day, resmi menyapa penonton di bioskop dengan menyuguhkan cerita yang emosional dan penuh kejutan. Disutradarai oleh Destin Daniel Cretton, film ini mengambil latar waktu empat tahun setelah peristiwa dalam No Way Home dengan memperlihatkan kehidupan Peter Parker yang hidup menyendiri tanpa identitas publik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam babak akhir cerita, Peter Parker yang diperankan oleh Tom Holland harus berjuang menyelamatkan Jean Grey yang diperankan oleh Sadie Sink dari cengkeraman Department Of Damage Control. Organisasi tersebut ternyata melakukan eksperimen berbahaya terhadap otak Jean demi bisa mengendalikan kekuatan besar yang dimilikinya.
Situasi semakin mencekam ketika Jean yang dikuasai amarah melepaskan gelombang energi dahsyat ke seluruh penjuru kota. Peter lantas berhasil menenangkan Jean dengan membiarkannya masuk ke dalam memori masa lalunya saat mendiang Bibi May memberikan dukungan penuh terhadap identitas aslinya sebagai pahlawan.
Meski situasi berhasil diredam, insiden nyaris merenggut nyawa Peter setelah ia harus menerjang peluru sniper yang ditembakkan oleh Frank Castle demi melindungi Jean. Beruntung, nyawa Peter berhasil selamat berkat bantuan medis dan aksi cerdik Frank yang mengenakan topeng Spider-Man untuk mengecoh perhatian publik di rumah sakit.
Menjelang akhir film, sebuah momen mengharukan terjadi ketika Peter bertemu kembali dengan sahabat lamanya, Ned, di sebuah toko. Ketika keduanya berjabat tangan, Ned secara spontan melakukan gerakan tos rahasia masa lalu mereka, mengisyaratkan bahwa ingatan tentang persahabatan mereka mulai kembali secara perlahan.
Adapun adegan post-credits memperlihatkan aplikasi pelacak milik Ned yang mendadak mengalami gangguan sistem dan menunjukkan lokasi keberadaan Spider-Man berada jauh di luar angkasa. Kemunculan petunjuk misterius ini sekaligus menutup film dengan sebuah kartu judul yang menegaskan bahwa sang manusia laba-laba dipastikan akan kembali.