Kabar mengejutkan datang dari ibu kota Spanyol mengenai masa depan penyerang bintang Atletico Madrid, Julian Alvarez. Setelah drama panjang dan ketegangan yang menyelimuti hubungan kedua belah pihak, manajemen Atletico akhirnya melunak dan bersedia mempertimbangkan kepindahan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Menurut laporan yang diwartakan oleh surat kabar Spanyol, Mundo Deportivo, muncul kesadaran di internal Atletico Madrid bahwa mempertahankan pemain yang sudah tidak lagi sejalan dengan visi pelatih Diego Simeone bukanlah langkah yang praktis. Keinginan pemain untuk hengkang pun kini diakomodasi oleh klub.
Kendati demikian, pihak Atletico Madrid memberikan syarat tegas yang tidak bisa diganggu gugat. Mereka menutup rapat pintu negosiasi bagi Barcelona. Petinggi klub dikabarkan sangat enggan melepas bintangnya ke rival langsung di liga tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelumnya, manajemen Atletico Madrid dilaporkan selalu menolak semua tawaran dari pihak Barcelona. Mereka secara konsisten merujuk pada klausul pelepasan dalam kontrak sang pemain yang mencapai angka fantastis, yakni 500 juta euro, sebagai cara untuk menghalau ketertarikan klub asal Catalan itu.
Sementara itu, peluang untuk berkarier di Premier League sebenarnya terbuka lebar bagi penyerang asal Argentina tersebut. Mengutip laporan yang sama, juara Inggris FC Arsenal dikabarkan sangat serius ingin memburu tanda tangan Alvarez dan kini telah mendapatkan izin untuk melakukan negosiasi.
Namun, skenario kepindahan ke London tampaknya akan kandas. Pasalnya, Julian Alvarez dilaporkan memberikan veto atas rencana tersebut. Ia bersikeras ingin melanjutkan kariernya di FC Barcelona, klub yang disebut-sebut sudah mencapai kesepakatan personal dengannya sejak awal tahun ini.
Konflik antara Alvarez dan Atletico Madrid sendiri berakar dari janji lisan yang kabarnya diberikan klub pada bulan Februari lalu, di mana sang pemain diizinkan pergi jika ada tawaran yang memadai. Tidak ditepatinya janji tersebut memicu ketegangan yang akhirnya terbawa hingga ke ranah publik saat Alvarez menyatakan bahwa kepergian adalah opsi terbaik bagi kedua belah pihak.
Situasi saat ini masih berada dalam jalan buntu. Meski Atletico Madrid mulai melunak untuk menjual sang pemain, keinginan kuat Alvarez untuk hijrah ke Camp Nou menjadi rintangan utama yang membuat saga transfer ini masih jauh dari kata usai, demikian dirangkum dari laporan Goal.com.