Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Paniai bersama Gereja Oikumene GPdI Jemaat Anthiokia Enarotali sukses menggelar lomba vokal grup antargereja se-Kota Enarotali-Madi. Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung meriah di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Acara yang digelar pada Jumat (31/7/2026) itu dihadiri sekitar 300 peserta dan tamu undangan. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaat dari berbagai gereja di Kabupaten Paniai. Suasana penuh sukacita, persaudaraan, dan semangat kebangsaan terlihat sepanjang pelaksanaan lomba.
Sebanyak 11 grup vokal dari berbagai denominasi gereja turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka adalah GPdI Anthiokia Enarotali, GKI Zaitun Enarotali, Kingmi Eklesia Enarotali, Kingmi Anthiokia Bahasa Indonesia, Kingmi El-Shadai Madi, Gereja Touye Papa, Kingmi Kanaan Bermazmur, Paroki St. Yosef Enarotali, Paroki Salib Suci Madi, Kingmi Anthiokia Bahasa Mee, dan Stasi Timida. Keberagaman denominasi ini mencerminkan semangat kerukunan umat beragama di Paniai.
Setiap peserta membawakan dua lagu, yaitu lagu wajib berjudul "Tanah Papua" serta satu lagu rohani pilihan. Penilaian didasarkan pada kualitas vokal, harmonisasi, teknik, penghayatan, dan penampilan. Lomba ini menjadi ajang unjuk bakat bagi para jemaat gereja di wilayah Enarotali dan Madi.
Ketua FKUB Kabupaten Paniai, Pendeta Hans Tebai menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi. "Melalui pujian dan nyanyian, kita membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, sekaligus menyiapkan putra-putri terbaik Kabupaten Paniai agar mampu bersaing pada ajang Pesparawi di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya saat membuka acara.
Lebih lanjut, Hans Tebai menekankan pentingnya kegiatan positif seperti ini untuk membina generasi muda. Menurutnya, lomba vokal grup menjadi wadah mempererat persaudaraan antaragama dan membangun semangat persatuan di tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.
Dengan terselenggaranya lomba ini, FKUB Paniai kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama. Acara yang berlangsung khidmat dan meriah itu ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat kemerdekaan senantiasa terjaga di bumi Cenderawasih.