Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Sejarah Lapangan Banteng, Dari...
BERITA

Sejarah Lapangan Banteng, Dari Waterlooplein hingga Monumen Irian Barat

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 9 Agustus 2026
Kawasan taman dan Monumen Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng Jakarta Pusat

Kawasan taman dan Monumen Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng Jakarta Pusat

Lapangan Banteng merupakan ruang publik bersejarah yang terletak di kawasan Weltevreden, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kawasan ikonik ini dulunya dikenal dengan nama Waterlooplein pada masa pemerintahan Hindia Belanda sebelum akhirnya bertransformasi menjadi salah satu landmark penting di ibu kota.

Asal-usul nama Lapangan Banteng dulunya juga sempat dijuluki Lapangan Singa karena berdirinya tugu peringatan pertempuran Waterloo di tengah area tersebut. Pertempuran tersebut melibatkan kekalahan pasukan Napoleon Bonaparte melawan aliansi Inggris, Belanda, dan Jerman pada tanggal 18 Juni 1815 silam.

Monumen berupa patung singa di atas tugu kemenangan tersebut kemudian dirobohkan pada masa pendudukan tentara Jepang antara tahun 1942 hingga 1945. Selepas proklamasi kemerdekaan Indonesia, nama lapangan ini resmi berganti seiring dengan sejarah panjang kawasan hutan belantara dan satwa liar di masa lalu.

Kawasan strategis ini dikelilingi oleh berbagai bangunan penting bersejarah seperti Gedung Kementerian Keuangan atau bekas Istana Daendels, Masjid Istiqlal, hingga Gereja Katedral. Letaknya yang berada di jantung kota menjadikan area ini mudah diakses menggunakan berbagai moda transportasi umum.

Fasilitas Publik dan Daya Tarik Wisata Lapangan Banteng

Transformasi besar menjadikan area seluas sekitar 230 kali 250 meter ini sebagai ruang publik modern yang ramah pejalan kaki dan keluarga. Berdiri kokoh di tengah alun-alun, Monumen Pembebasan Irian Barat dibangun pada tahun 1963 sebagai simbol perjuangan bangsa Indonesia.

Kawasan ini terbagi menjadi dua zona utama berkat adanya jalan lintas yang membelah area utara dan selatan. Sisi utara difokuskan sebagai sarana olahraga lengkap dengan lapangan sepak bola serta lintasan atletik bagi masyarakat umum.

Sementara itu, bagian selatan menawarkan taman asri dilengkapi kolam setengah lingkaran, air mancur bercahaya, serta teater terbuka. Fasilitas tersebut menarik minat warga untuk beraktivitas santai maupun menikmati suasana sore di pusat kota.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, taman publik ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB pada hari kerja dan diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB ketika akhir pekan tiba.

Topics
lapangan banteng sejarah jakarta waterlooplein jakarta pusat weltevreden monumen irian barat pariwisata jakarta ruang publik destinasi sejarah
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.