Sebagaimana diwartakan oleh media, polemik mengenai dokumen pendidikan Wakil Republik Indonesia kembali menjadi sorotan publik setelah pengamat politik Heru Subagia melontarkan tanggapan terbuka. Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Korwil Cirebon tersebut menyatakan tertantang untuk mengikuti sayembara yang digulirkan oleh pakar hukum tata negara Denny Indrayana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai hadiah sayembara pencarian dokumen tersebut dilaporkan telah menembus angka Rp1.051.050.000, termasuk adanya kontribusi hibah tanah. Kendati demikian, Heru menegaskan bahwa ketertarikannya bukan didorong oleh besaran materi, melainkan keinginan untuk menguji transparansi dan keaslian tawaran tersebut.
Dalam keterangannya di Kota Cirebon, Heru meminta agar pihak penyelenggara dapat menunjukkan wujud nyata dari dana hadiah yang dijanjikan. Ia menekankan pentingnya verifikasi dokumen yang jelas apabila terdapat aset berupa tanah agar publik tidak menduga adanya muatan kepentingan politik di balik sayembara itu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan yang beredar, Heru menyatakan kesiapannya untuk mendatangi Solo guna mencari informasi serta menelusuri dokumen pendidikan yang dipersoalkan. Ia berencana meminta keterangan langsung demi memastikan seluruh rangkaian pembuktian berjalan secara objektif sesuai mekanisme yang ada.
Menutup pernyataannya, Heru melayangkan tantangan terbuka kepada Denny Indrayana agar menyiapkan kesiapan finansial dan administratif secara transparan. Dirinya mengajak semua pihak untuk sama-sama membuktikan keseriusan, di mana peserta mencari dokumen sementara penyelenggara memastikan ketersediaan hadiah.