Teknologi pengendali banjir PIK2 menarik perhatian akademisi dan mahasiswa IPB University peserta kunjungan lapangan The 8th International Conference of the Jabodetabek Study Forum 2026 di Kabupaten Tangerang.
Persoalan banjir di pesisir tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur fisik semata. Pengelolaan air, pemanfaatan teknologi, hingga keterhubungan berbagai fasilitas menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan kawasan perkotaan modern.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMelalui kegiatan tersebut, para peserta melihat langsung sejumlah infrastruktur yang menjadi bagian dari pengembangan kawasan. Mulai dari ruang terbuka hijau, pengelolaan air pesisir, hingga sistem pengendalian banjir terpadu menjadi objek pengamatan langsung di lapangan.
Kunjungan ini memberikan pengalaman berbeda bagi civitas akademika untuk memahami langsung cara sebuah kawasan mandiri menangani persoalan air laut dan limpasan hujan secara komprehensif.
Kesan Mahasiswa Asing Lihat Pompa Air Modern
Mahasiswa internasional program Teknik Agroindustri IPB University, Grace Tzonzo, mengatakan kunjungan tersebut memberikan pengalaman berharga karena ia bisa melihat langsung cara sebuah kawasan menangani persoalan air.
"Kunjungan ini menjadi salah satu pengalaman paling berkesan bagi saya karena selama ini saya sering mendengar tentang banjir," ujarnya.
Grace berasal dari negara tidak memiliki wilayah laut sehingga persoalan banjir pesisir lebih banyak ia ketahui melalui informasi literatur dan pembelajaran teori.
"Di sini saya bisa melihat langsung bagaimana banjir dapat dikendalikan untuk memperbaiki kondisi lingkungan," katanya.