Sebagaimana diwartakan, pemukiman padat penduduk di Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, mendadak mencekam setelah si jago merah mengamuk dan melalap kawasan tersebut pada Kamis malam, 20 Agustus 2026.
Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, sebanyak 13 unit armada tempur beserta 40 personel gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna menjinakkan amukan api.
Namun, proses pemadaman sempat diwarnai sejumlah kendala di lapangan. Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengungkapkan bahwa petugas kesulitan menjangkau titik api karena lokasi kebakaran berada di dalam lorong sempit serta padatnya kerumunan warga yang memadati akses jalan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeski demikian, berkat kesigapan petugas, ampunan api berhasil dikuasai dalam kurun waktu sekitar 45 menit. Tragisnya, di tengah puing-puing bangunan yang hangus, tim rescue menemukan satu orang warga meninggal dunia di dalam rumah yang terbakar akibat diduga terjebak saat api membesar.
Mengutip keterangan resmi pihak Damkarmat Makassar, tim di lapangan bergerak cepat setelah menerima laporan pada pukul 21.56 Wita dan tiba di lokasi selang beberapa menit kemudian untuk melakukan penanganan darurat serta evakuasi.