Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar kegiatan anjangsana di Sentra Gau Mabaji Kabupaten Gowa, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus DWP Kanwil Kemenkum Sulsel bersama para penerima manfaat di Sentra Gau Mabaji, serta dihadiri Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, sebagai representasi dukungan kantor wilayah terhadap program sosial tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Ketua DWP Kanwil Kemenkum Sulsel, Syamsidar Andi Basmal, menyatakan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Sosial Budaya DWP ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada sesama. Sentra Gau Mabaji sendiri merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI yang fokus pada layanan rehabilitasi sosial terpadu.
"Kami merasa sangat bersyukur dapat berkunjung ke Sentra Gau Mabaji Kabupaten Gowa yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI dengan layanan rehabilitasi sosial terpadu bagi lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kepedulian sosial, serta berbagi kasih kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalani proses rehabilitasi dan pembinaan," ujar Syamsidar.
Syamsidar juga menambahkan bahwa semangat hidup dan daya juang para penerima manfaat di Sentra Gau Mabaji menjadi sumber inspirasi yang luar biasa. Kunjungan ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan sekaligus memperkuat sinergi antara DWP Kanwil Kemenkum Sulsel dan pihak sentra dalam mendukung kesejahteraan sosial.
Kepala Sentra Gau Mabaji menyambut hangat dan mengapresiasi kunjungan ini. Saat ini, terdapat 24 penerima manfaat yang sedang menjalani layanan di dalam sentra. Selain layanan internal, pihak sentra juga aktif memberikan pelayanan sosial di luar sentra serta mendukung program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial.
Lebih lanjut, ruang lingkup layanan Sentra Gau Mabaji tidak hanya terbatas pada lansia, melainkan juga mencakup pendampingan bagi Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), korban penyalahgunaan narkotika, korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga mantan narapidana terorisme. Hal ini membuka peluang kolaborasi yang sangat luas dengan Kanwil Kemenkum Sulsel.
"Kami berharap dari kunjungan seperti ini dapat terbangun kerja sama yang semakin baik. Semangat para lansia di sini juga menjadi inspirasi bagi kita semua. Meskipun sebagian berada di atas kursi roda, mereka tetap memiliki daya juang yang luar biasa," ungkap Kepala Sentra Gau Mabaji.
Apresiasi senada juga datang dari Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal. Ia menegaskan bahwa nilai empati dan kepedulian sosial harus terus dipupuk oleh seluruh jajaran di lingkungan Kemenkum Sulsel sebagai wujud nyata nilai kemanusiaan.
"Anjangsana ini bukan sekadar kunjungan, tetapi wujud nyata kepedulian dan empati kepada sesama. Kehadiran DWP di tengah para penerima manfaat menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan semangat saling menguatkan harus terus dijaga. Saya mengapresiasi inisiatif DWP Kanwil Kemenkum Sulsel yang telah menghadirkan kegiatan penuh makna ini," pungkas Andi Basmal.