Ketegangan ekonomi antara Amerika Serikat dan China menunjukkan dinamika baru setelah pejabat tinggi kedua negara menggelar pembicaraan penting. Pertemuan virtual lewat sambungan telepon ini dilakukan guna mematangkan berbagai agenda strategis menjelang lawatan Presiden China Xi Jinping ke Negeri Paman Sam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengungkapkan bahwa dirinya telah berdialog secara langsung dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng pada Kamis. Dalam perbincangan tersebut, kedua belah pihak secara khusus membahas sejumlah titik gesekan ekonomi yang selama ini menjadi ganjalan dalam hubungan bilateral.
Bessent secara tegas mendesak pihak Beijing agar menepati seluruh janji dagang yang telah disepakati sebelumnya. Penekanan utama diarahkan pada komitmen pengiriman logam tanah jarang serta penyerapan produk-produk sektor pertanian asal Amerika Serikat.
"Saya menegaskan bahwa kami mengharapkan Beijing memenuhi sepenuhnya komitmennya terkait logam tanah jarang dan produk pertanian AS," ujar Bessent dalam keterangan resminya melalui akun media sosial X.
Selain persoalan komoditas strategis, kedua pejabat tinggi ini turut mengevaluasi efektivitas penerapan Trade and Investment Boards. Mekanisme tersebut diharapkan mampu mengawal progres nyata demi mewujudkan tatanan ekonomi yang adil, seimbang, serta konstruktif bagi kedua negara adidaya.