Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus memacu konektivitas di kawasan perbatasan. Salah satu fokus utamanya yaitu penanganan Jalan Lingkar Krayan yang berlokasi di Provinsi Kalimantan Utara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa langkah ini bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kemantapan jaringan jalan demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah terdepan.
"Kementerian PU memastikan penanganan terus dilakukan secara bertahap, terencana, dan berkelanjutan agar jalan tetap laik fungsi," ujar Dody Hanggodo di Jakarta, Selasa.
Pada Tahun Anggaran 2026, Kementerian PU telah mengalokasikan program pemeliharaan rutin untuk ruas Semamu - Binuang sepanjang 40,40 km senilai Rp2,0 miliar serta ruas Binuang - Long Bawan sepanjang 43,5 km dengan anggaran Rp2,2 miliar.
Selain itu, menindaklanjuti audiensi dengan DPRD Provinsi Kalimantan Utara, disepakati optimalisasi penanganan ruas Lembudud - Long Layu lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026. Penyesuaian desain lebar jalan dilakukan agar panjang penanganan bertambah dari 2 km menjadi 3,3 km.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk menuntaskan segmen jalan yang menjadi kewenangan APBD. Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan pemerataan pembangunan serta memperkokoh kedaulatan di wilayah perbatasan.