Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Kontroversi Kontrak Tanpa Kepastian...
EKONOMI

Kontroversi Kontrak Tanpa Kepastian Jam Kerja di Inggris, Beban Biaya Tembus Miliaran Poundsterling

By Bambang Prasetyo 2 min read 21 Agustus 2026
Ilustrasi pekerja di Inggris yang terdampak oleh kebijakan reformasi kontrak tanpa jam pasti

Ilustrasi pekerja di Inggris yang terdampak oleh kebijakan reformasi kontrak tanpa jam pasti

Sebagaimana diwartakan oleh The Independent, para pelaku usaha di sejumlah sektor industri di Inggris tengah diliputi kekhawatiran menyusul estimasi biaya reformasi kontrak kerja tanpa jam pasti atau zero-hours contracts yang diperkirakan bisa mencapai 2,9 miliar poundsterling.

Perubahan regulasi yang dijadwalkan mulai berlaku pada awal tahun 2027 tersebut dirancang untuk mengatasi ketimpangan dalam hubungan kerja yang dinilai terlalu berat sebelah, di mana para pekerja menanggung seluruh risiko finansial akibat fluktuasi permintaan pasar.

Mengutip laporan media, pada Desember lalu tercatat ada sekitar 1,23 juta orang yang mengandalkan kontrak tanpa jam pasti sebagai mata pencaharian utama mereka, dengan proporsi terbesar berasal dari kalangan pekerja muda serta sektor ritel dan perhotelan.

Berdasarkan catatan sejarah ketenagakerjaan, istilah zero-hours contracts sendiri mulai muncul dalam literatur akademis sejak 1997 untuk menggambarkan praktik kerja yang berkembang sejak dekade 1980-an, meskipun baru benar-benar masuk dalam kerangka undang-undang pada 2015.

Di satu sisi, fleksibilitas ini dulunya menjadi andalan dunia usaha pasca krisis keuangan global untuk merespons naik turunnya kebutuhan tenaga kerja, namun di sisi lain para perwakilan pekerja menilai fleksibilitas tersebut kerap berujung pada eksploitasi dan ketidakpastian pendapatan.

Andrew Noble selaku pakar hukum ketenagakerjaan dari Anglia Ruskin University menjelaskan bahwa ketentuan baru dalam undang-undang ini merepresentasikan perombakan paling radikal sejak praktik tersebut pertama kali diterapkan di Inggris.

Meskipun aturan ini bertujuan memberikan perlindungan lebih baik, kerumitan teknis terkait definisi ambang batas jam kerja dan periode referensi masih menyisakan tanda tanya besar bagi para pengusaha yang harus memutar otak demi menyesuaikan sistem operasional dan keuangan mereka.

Topics
ketenagakerjaan inggris ekonomi global regulasi bisnis pekerja the independent
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.