PT Lippo Cikarang Tbk mencatatkan kinerja finansial yang cemerlang sepanjang paruh pertama tahun ini. Emiten pengembang properti tersebut sukses mengantongi pra-penjualan atau marketing sales sebesar Rp902 miliar hingga akhir Juni 2026, yang menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 14 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Angka pencapaian tersebut merepresentasikan sekitar 53 persen dari target total pra-penjualan yang dipatok oleh perusahaan sepanjang tahun 2026 yakni senilai Rp1,7 triliun. Melonjaknya raihan ini didorong oleh tingginya antusiasme serta permintaan konsumen terhadap produk hunian tapak yang mendominasi pasar properti saat ini.
Selain mendongkrak marketing sales, geliat bisnis perseroan juga terlihat dari total pendapatan yang berhasil dibukukan mencapai Rp1,62 triliun pada semester I-2026. Kontribusi terbesar pendapatan ini disumbangkan oleh lini penjualan rumah tapak dan apartemen senilai Rp779 miliar, unit komersial sebesar Rp330 miliar, serta sektor jasa pengelolaan kota yang menyumbang Rp262 miliar.
Dari segi profitabilitas, perusahaan juga mencatatkan efisiensi yang sangat baik dengan perolehan laba kotor menyentuh angka Rp511 miliar. Margin laba kotor tercatat mengalami peningkatan signifikan menjadi 31 persen, naik dari sebelumnya di angka 21 persen pada periode tahun lalu yang mencerminkan keberhasilan strategi operasional perusahaan.
Presiden Direktur Lippo Cikarang Agus Arismunandar mengungkapkan bahwa tren permintaan hunian baik dari segmen terjangkau maupun premium masih menunjukkan grafik kenaikan yang sangat menjanjikan. Kepercayaan publik yang solid menjadi modal utama perusahaan untuk mengejar sisa target tahunan.
"Pencapaian 53 persen dari target pra-penjualan tahunan pada semester pertama mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap tinggi terhadap produk kami. Ke depan, kami optimistis dapat melanjutkan kinerja positif ini dengan tetap berfokus pada kualitas produk, ketepatan waktu pembangunan, serta kepuasan pelanggan," jelas Agus.