Istilah Original Equipment Manufacturer atau OEM merujuk pada perusahaan yang memproduksi suku cadang atau peralatan yang nantinya dipasarkan oleh perusahaan lain. Meskipun demikian, istilah ini memiliki arti yang cukup beragam, mulai dari pembuat sistem yang mencakup subsistem perusahaan lain, produsen produk akhir, hingga pembuat komponen otomotif yang identik dengan rakitan pabrik aslinya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam industri otomotif, komponen OEM adalah suku cadang yang dipasang secara langsung saat pembuatan kendaraan baru di pabrik. Berbeda dengan komponen aftermarket yang dibuat oleh pihak ketiga sebagai pengganti, suku cadang OEM menjamin kesesuaian standar pabrikan meskipun beberapa produsen kerap memberikan hak penjualan eksklusif kepada mitra tertentu.
Fenomena OEM juga sangat mendominasi sektor teknologi, khususnya pada sistem operasi Microsoft Windows yang dibundel oleh produsen komputer ternama seperti Dell, HP, ASUS, Acer, hingga Lenovo. Melalui lisensi khusus dan prosedur aktivasi bawaan pabrik, produsen komputer dapat mendistribusikan perangkat siap pakai lengkap dengan penggerak perangkat serta perangkat lunak pendukungnya.
Selain perangkat keras komputer dan mobil, sistem produksi OEM banyak diandalkan oleh industri lain seperti manufaktur ponsel pintar, papan seluncur skateboard, hingga perakitan server global oleh perusahaan seperti Foxconn. Skema bisnis ini memungkinkan perusahaan pemilik merek untuk fokus pada desain dan pemasaran tanpa harus memikirkan kerumitan fasilitas pabrik secara mandiri.
Keunggulan utama dari penggunaan sistem OEM terletak pada kemampuan menekan biaya produksi melalui skala ekonomi yang besar bagi para pelaku industri. "Kerjasama melalui sistem OEM memberikan efisiensi tinggi bagi perusahaan untuk mendapatkan komponen berkualitas tanpa harus membangun pabrik sendiri," ungkap salah satu pengamat industri global dalam laporan terbarunya.