Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / UPN Veteran Yogyakarta Kerek Ekonomi...
EKONOMI

UPN Veteran Yogyakarta Kerek Ekonomi PKBM Al-Mu'thi Lewat Pupuk dan Digital

By Redaksi Kabayan News 3 min read 21 Agustus 2026
UPN Veteran Yogyakarta perkuat PKBM Al-Mu'thi Sleman lewat teknologi pupuk organik dan digitalisasi

UPN Veteran Yogyakarta perkuat PKBM Al-Mu'thi Sleman lewat teknologi pupuk organik dan digitalisasi

Sebagaimana diwartakan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta atau UPN Veteran Yogyakarta mengambil langkah strategis dalam mendongkrak kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, institusi ini memperkuat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM Al-Mu'thi di Kabupaten Sleman lewat penerapan teknologi pupuk organik serta strategi pemasaran digital.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, program kolaboratif ini diketuai oleh Prof. Dr. Dyah Sugandini beserta jajaran tim dosen yang terdiri dari Didi Saidi dan Prof. Dr. Ir. Suci Paramitasari Syahlani. Pendekatan yang diusung dalam program ini dirancang secara komprehensif, di mana para pengelola dan santri tidak sekadar menerima bantuan alat, melainkan ditempatkan sebagai pelaku utama yang terlibat langsung dari proses produksi hingga perluasan pasar.

Pelaksanaan program ini didanai melalui hibah pemberdayaan berbasis masyarakat dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun anggaran 2026. Mengusung fokus utama pada pengolahan pupuk organik dan digitalisasi pemasaran, inisiatif ini bertujuan mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki oleh PKBM Al-Mu'thi.

Sebagai catatan, PKBM Al-Mu'thi sebenarnya telah memiliki modal awal yang sangat potensial untuk mengembangkan sektor pertanian organik. Lembaga pendidikan nonformal ini memiliki lahan seluas kurang lebih 6.000 meter persegi, tiga unit greenhouse, kawasan pertanian dan perkebunan, serta fasilitas penunjang pengolahan pupuk.

Dari aspek sumber daya manusia, lembaga tersebut menaungi sebanyak 65 santri, termasuk 18 santri yang tinggal di asrama atau santri boarding. Keberadaan ekosistem yang terpadu ini memungkinkan proses produksi, uji coba pemanfaatan pupuk, hingga pembelajaran kewirausahaan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Kendati memiliki potensi besar, sebelum adanya pendampingan dari UPN Veteran Yogyakarta, proses produksi pupuk di tempat tersebut masih menghadapi berbagai kendala operasional. Komposisi bahan baku, tahapan pengolahan, durasi fermentasi, teknik pengeringan, penyaringan, hingga tahap pengemasan belum didokumentasikan dan distandarisasi secara konsisten.

Selain itu, pemanfaatan mesin penunjang yang tersedia belum berjalan secara optimal, sementara pencatatan administrasi produksi, perhitungan biaya, serta laporan penjualan belum dikelola secara sistematis. Akibat dari keterbatasan tersebut, produk pupuk yang dihasilkan selama ini lebih banyak dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan internal lembaga saja sehingga belum bernilai komersial tinggi.

Mengutip laporan media, tim pengabdi lantas menerapkan pendekatan pemberdayaan partisipatif berbasis komunitas dengan mengusung metode belajar sambil bekerja atau learning by doing. Para santri dan pengelola diajak terjun langsung mulai dari tahap pemilahan bahan baku, proses pencacahan, fermentasi lanjutan, pengeringan, penyaringan, hingga pembentukan pupuk granul dan pengemasan produk.

Guna memastikan keberlanjutan kualitas produk, tim pengabdian juga menyusun Standar Operasional Prosedur atau SOP yang jelas sebagai pedoman kerja. Dengan adanya panduan tersebut, setiap tahapan produksi diharapkan dapat dijalankan secara lebih aman, konsisten, dan mudah direplikasi secara mandiri setelah masa program pendampingan berakhir.

Dari sisi teknologi, pemanfaatan mesin pencacah modern kini diaplikasikan untuk menyeragamkan ukuran bahan organik, sementara rotary dryer membantu mempercepat proses pengeringan. Rangkaian teknologi canggih ini dihadirkan bukan sekadar untuk meringankan beban kerja fisik, melainkan guna membangun ekosistem produksi pupuk organik yang memiliki standar mutu tinggi dan berdaya saing.

Topics
upn veteran yogyakarta pkbm al-mu'thi pupuk organik digital marketing sleman pengabdian masyarakat pendidikan
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.