Dua mantan pemain timnas putri Iran, Fatemeh Pasandideh dan Atefeh Ramezanisadeh, resmi mengantongi kewarganegaraan Australia setelah sebelumnya mengajukan suaka politik. Pengamatan redaksi Kabayan News mencatat proses naturalisasi kilat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi Australia Tony Burke dalam sebuah upacara resmi di Brisbane.
Rasa syukur mendalam diungkapkan oleh Atefeh Ramezanisadeh usai resmi menyandang status sebagai warga negara Australia. "Australia telah memberi saya kesempatan membangun hidup dan masa depan, serta membuat saya merasa sangat diterima di sini," ujarnya sebagaimana dilaporkan media setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSenada dengan rekannya, Fatemeh Pasandideh menyebut momen tersebut sebagai hari paling membahagiakan dalam hidupnya setelah melewati berbagai tantangan berat. Berdasarkan analisis awak media Kabayan News, kecepatan proses naturalisasi ini memicu perhatian publik karena umumnya pemohon suaka harus menunggu waktu tinggal selama empat tahun.
Percepatan pemberian status warga negara tersebut diduga berkaitan dengan regulasi hukum yang memungkinkan mereka untuk segera memperkuat klub papan atas A-League Women, Brisbane Roar. Kedua atlet berbakat ini sebelumnya memilih mencari perlindungan setelah tim nasional Iran memutuskan mundur dari ajang Piala Asia Wanita yang diselenggarakan di Australia.