Demi Vollering sukses merebut pimpinan klasemen umum Tour de France Femmes dari tangan Kasia Niewiadoma setelah melancarkan serangan mematikan di tanjakan Nice, meninggalkan selisih waktu delapan detik jelang etape pemungkas.
Berdasarkan pengamatan redaksi, ketegangan langsung memuncak setelah etape berakhir karena Kasia Niewiadoma melancarkan kritik tajam terhadap taktik kotor rekan setim Vollering, Célia Gery, yang diduga sengaja menutup jalurnya di pagar pembatas jalan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saya merasa sangat jengkel pada awal tanjakan karena Gery sengaja memblokir saya ke arah pagar hingga harus berhenti mengayuh," ujar Niewiadoma mengecam insiden tersebut.
Dari analisis awak media, pihak pengawas balapan langsung mempelajari insiden kontroversial tersebut secara mendalam setelah menuai protes terbuka, sementara Vollering mengaku tidak melihat kejadian persis di belakangnya dan menilai insiden itu bagian dari risiko balapan.
"Saya tidak melihat apa pun karena tidak punya mata di bagian belakang kepala, dan Gery pasti tidak sengaja melakukannya," balas Vollering menanggapi kemarahan sang rival utama.
Persaingan ketat ini mengulang memori epik musim sebelumnya ketika Vollering kalah tipis dari Niewiadoma, membuat penentuan juara pada etape terakhir di sekitar kawasan Nice dipastikan berjalan sangat sengit.