FIFA menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kesalahan penanganan rencana penjualan saham komersial Piala Dunia setelah menuai gelombang penolakan dari berbagai pihak.
"Kesalahan yang dibuat telah diakui, dan prosesnya seharusnya ditangani secara berbeda," tulis pernyataan resmi FIFA di Jakarta, Kamis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKontroversi tersebut bermula saat Presiden FIFA Gianni Infantino mengusulkan pembentukan entitas baru untuk menjual sekitar 20 persen saham komersial turnamen kepada pihak investor.
Rencana besar bernilai fantastis tersebut akhirnya terpaksa dibatalkan menyusul penolakan masif dari berbagai pemangku kepentingan sepak bola internasional.
Krisis Kepercayaan Melanda Kepemimpinan Infantino
Surat permohonan maaf resmi telah dikirimkan kepada jajaran Dewan FIFA dan asosiasi anggota agar kesalahan serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Di sisi lain, badan sepak bola dunia itu menegaskan sikap tegas untuk melindungi nama baik organisasi dari berbagai kritik maupun serangan terhadap integritas kepemimpinan.
Tekanan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino semakin menguat menyusul kritik terbuka dari sejumlah tokoh penting dalam dunia sepak bola internasional.
Asosiasi Liga Sepak Bola Eropa atau UEFA secara tegas menuntut adanya reformasi tata kelola organisasi secara menyeluruh agar seluruh pemangku kepentingan terlibat.