Los Angeles Lakers mengambil keputusan tegas usai merampungkan gelaran NBA Summer League. Klub bola basket asal California tersebut resmi melepas guard rookie setinggi 195 cm, Peter Suder, dari kontrak dua arah (two-way contract) yang baru saja ditandatanganinya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Langkah ini diambil manajemen Lakers demi memberi ruang bagi Arthur Kaluma. Pebasket jebolan Creighton tersebut tampil sangat impresif dan menjadi bintang utama Los Angeles Lakers selama ajang Summer League dengan mencatatkan rata-rata 17,3 poin per game serta membawa timnya menembus babak semifinal.
Pewarta ESPN, Dave McMenamin, mengungkapkan bahwa Suder terpaksa dilepas untuk merampungkan proses perekrutan Kaluma. "Coachella Valley Lakers menyambut baik Peter Suder untuk bergabung dengan skuad mereka, tetapi memahami bahwa Suder akan mengevaluasi opsi lain. Lakers melepas Suder dari kesepakatan dua arah agar bisa mengikat Arthur Kaluma setelah Las Vegas," tulis McMenamin dalam laporannya.
Suder yang tidak terpilih dalam ajang NBA Draft musim panas ini sebenarnya memiliki catatan apik di level perguruan tinggi bersama Miami (Ohio). Namun, ia dinilai memiliki kelemahan yang cukup mencolok dalam skema penyerangan, khususnya terkait kemampuan menciptakan ruang dan melewati penjagaan lawan saat situasi satu lawan satu.
Performa pemain berusia 22 tahun tersebut selama Summer League juga dinilai kurang maksimal. Dalam enam pertandingan yang dilakoni, Suder hanya mampu mencatatkan rata-rata 5,3 poin per game dengan persentase tembakan lapangan sebesar 33,3 persen dan tembakan tiga angka yang hanya mencapai 22,2 persen.
Kendati harus berpisah dengan Los Angeles Lakers lebih awal, perjalanan karier Suder di dunia basket profesional NBA diprediksi belum berakhir. Sang pemain diyakini masih memiliki peluang besar untuk menemukan klub baru atau bergabung dengan tim afiliasi G League dalam waktu dekat.