Sepak bola klub kawasan Amerika Tengah kini memiliki panggung bergengsi bernama CONCACAF Central American Cup. Turnamen ini diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF) sebagai kompetisi regional teratas untuk klub-klub dari tujuh negara anggota Central American Football Union (UNCAF). Selain memperebutkan gelar juara Amerika Tengah, turnamen ini juga berfungsi sebagai jalur kualifikasi menuju CONCACAF Champions Cup yang lebih prestisius.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sejarah turnamen ini dimulai pada tahun 2023, menggantikan CONCACAF League sebagai satu-satunya pintu masuk bagi klub Amerika Tengah ke Champions Cup. Keputusan ini diambil setelah CONCACAF mengumumkan perluasan format Champions Cup dari 16 menjadi 27 tim mulai 2024. Sejak edisi perdana, L.D. Alajuelense dari Kosta Rika tampil sebagai penguasa mutlak dengan berhasil meraih tiga gelar beruntun pada 2023, 2024, dan 2025.
Rekor prestasi Alajuelense di ajang ini sangat impresif. Pada final 2023, mereka mengalahkan Real Estelí FC dari Nikaragua dengan agregat 4-1. Gelar kedua di 2024 kembali diraih setelah menaklukkan tim yang sama dengan skor agregat 3-2. Sementara itu, di edisi 2025, La Liga harus melewati drama adu penalti untuk mengatasi perlawanan sengit CSD Xelajú MC dari Guatemala setelah bermain imbang 2-2 secara agregat.
Format kompetisi CONCACAF Central American Cup melibatkan 20 klub yang dibagi ke dalam empat grup berisi lima tim. Setiap tim memainkan empat pertandingan fase grup dengan sistem satu putaran (dua kandang dan dua tandang) yang berlangsung selama lima pekan. Dua tim terbaik dari masing-masing grup melaju ke babak gugur yang terdiri dari perempat final, semifinal, play-in, dan final. Semua babak gugur ini dimainkan dengan sistem kandang-tandang.
Turnamen edisi 2026 menjadi edisi keempat yang akan berlangsung dari Juli hingga Desember 2026. Berdasarkan hasil drawing yang dilakukan 26 Mei 2026, pembagian grup untuk edisi 2026 adalah sebagai berikut. Grup A diisi oleh juara bertahan L.D. Alajuelense, Plaza Amador (Panama), Club Xelajú (Guatemala), L.A. Firpo (El Salvador), dan Diriangén FC (Nikaragua). Grup B mempertemukan C.S. Herediano, Antigua GFC, C.D. Marathón, Real Estelí, dan Alianza FC.
Sementara itu, Grup C dihuni oleh Club Olimpia (Honduras), Deportivo Saprissa (Kosta Rika), Deportivo Mixco (Guatemala), Alianza FC (Panama), dan UMECIT FC (Panama). Grup D berisi CSD Municipal (Guatemala), F.C. Motagua (Honduras), C.S. Cartaginés (Kosta Rika), C.D. FAS (El Salvador), dan Verdes FC (Belize). Jadwal fase grup akan berlangsung dari 28 Juli hingga 27 Agustus 2026.
Yang menarik dari kompetisi ini adalah kesempatan bagi klub-klub Amerika Tengah untuk berlaga di panggung kontinental. Empat tim semifinalis dan dua pemenang babak play-in otomatis lolos ke CONCACAF Champions Cup 2027. Khusus untuk juara, mereka mendapatkan hak istimewa berupa bye langsung ke babak 16 besar, melewati babak pertama. Hal ini menjadikan Central American Cup sebagai ajang yang sangat krusial bagi setiap klub peserta.
Sepanjang tiga edisi yang telah berlangsung, turnamen ini telah mencatatkan 488 gol, dengan rata-rata hampir tiga gol per pertandingan. Jorge Benguché dari C.D. Olimpia menjadi top skor sepanjang masa dengan 12 gol. Rekor individu lainnya mencatat Abraham Altamirano sebagai pencetak gol termuda (17 tahun) dan Michael Barrantes sebagai pencetak gol tertua (40 tahun). Penjaga gawang Alajuelense, Leonel Moreira, juga mencatatkan rekor penyelamatan terbanyak dengan 65 kali penyelamatan.