Pekan pembuka Liga Utama Ukraina atau UPL akan menyajikan duel menarik antara Zorya melawan Kolos yang dihelat di Stadion Valeriy Lobanovskyi Dynamo, Kyiv, pada Jumat ini. Laga perdana ini menjadi ujian berat bagi Zorya yang harus memulai musim baru dengan catatan pramusim kurang memuaskan dan perombakan skuad yang masif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sepanjang pemusatan latihan di Slovenia, performa skuad asuhan Viktor Skrypnyk terpantau sangat mengkhawatirkan karena gagal meraih satu pun kemenangan dari enam laga uji coba. Zorya harus menelan empat kekalahan dengan skor identik 1-2 dari klub-klub seperti Göztepe, Konyaspor, Slovacko, dan Gorica, serta hanya bermain imbang melawan Grimsby.
Situasi Zorya semakin rumit akibat kepergian sejumlah pilar utama musim lalu seperti Roman Vantukh, Hennadiy Mychyn, dan Nikita Turbaevskyi. Meskipun manajemen mendatangkan wajah baru termasuk pemain pinjaman Ivan Nesterenko dari Vorskla, proses adaptasi para pemain anyar ini masih menjadi tanda tanya besar.
Berbeda dengan sang tuan rumah, Kolos justru melalui masa persiapan musim panas dengan jauh lebih tenang dan percaya diri di fasilitas latihan mereka sendiri. Skuad besutan Ruslan Kostyshyn ini tampil impresif dengan mencatatkan lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan persahabatan.
Aktivitas bursa transfer Kolos juga berjalan mulus tanpa kehilangan pemain inti dari susunan line-up utama mereka. Kehadiran amunisi baru seperti gelandang asal Albania, Kasala, serta perpanjangan masa peminjaman Eduard Kozyk semakin memperkuat kedalaman skuad tim asal Kovalivka tersebut.
Meskipun laga ini berstatus kandang bagi Zorya di kota Kyiv, masalah kerapuhan lini belakang dan kurangnya kestabilan tim membuat mereka tidak diunggulkan. "Kami harus berjuang ekstra keras untuk menemukan ritme permainan terbaik di awal musim ini," ujar salah satu sumber internal klub.
Di sisi lain, Kolos datang dengan tingkat kekompakan dan kesiapan fisik yang jauh lebih matang untuk menghadapi permainan lawan. Rekor pertemuan kedua tim yang kerap berjalan ketat diprediksi tetap menguntungkan tim tamu untuk setidaknya mencuri poin penuh atau minimal hasil imbang.