Pavel Viktorovich Pogrebnyak, pria kelahiran Moskow 8 November 1983, merupakan salah satu penyerang Rusia yang namanya sempat bersinar di kancah sepak bola Eropa. Kariernya dimulai dari akademi Spartak Moscow sebelum akhirnya merumput di berbagai klub top Eropa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pogrebnyak memulai debut profesionalnya bersama Spartak Moscow pada 2002. Namun, untuk mendapatkan menit bermain yang cukup, ia beberapa kali dipinjamkan ke klub-klub seperti Baltika Kaliningrad, Khimki, dan Shinnik Yaroslavl sebelum akhirnya menemukan performa terbaiknya bersama Tom Tomsk pada 2006 dengan 13 gol dari 26 pertandingan.
Puncak kariernya terjadi setelah bergabung dengan Zenit St. Petersburg. Di klub raksasa Rusia tersebut, ia meraih berbagai gelar bergengsi seperti Russian Premier League, Russian Super Cup, UEFA Europa League, dan UEFA Super Cup. Prestasi individu gemilangnya adalah menjadi top skor bersama Luca Toni di ajang Piala UEFA 2007-2008 dengan 10 gol.
Sayangnya, ia harus melewatkan final Piala UEFA yang dimenangkan Zenit setelah mendapat akumulasi kartu di semifinal melawan Bayern Munich. Namun, ia tetap memberikan kontribusi di final UEFA Super Cup 2008 dengan mencetak satu gol saat Zenit mengalahkan Manchester United 2-1.
Pada tahun 2009, ia memulai petualangan di Eropa dengan bergabung bersama VfB Stuttgart di Bundesliga Jerman. Debutnya bersama klub asal Jerman tersebut cukup moncer dengan mencetak delapan gol di musim pertamanya, termasuk satu hat-trick saat Stuttgart membantai Borussia Monchengladbach 7-0.
Namun, nama Pogrebnyak benar-benar meledak di kancah internasional ketika ia bergabung dengan Fulham di Premier League Inggris pada Januari 2012. Ia langsung mencetak rekor dengan menjadi pemain tercepat yang mencetak lima gol hanya dalam tiga pertandingan debutnya.
Setelah lima gol itu ia cetak melalui gol debut melawan Stoke City, gol tunggal ke gawang Queens Park Rangers, dan satu hat-trick sempurna saat Fulham menghancurkan Wolves 5-0. Performa kilat ini membuatnya dijuluki "The Pog" oleh para penggemar sepak bola Inggris.
Pada musim panas 2012, ia hengkang dari Fulham dan bergabung dengan Reading dengan status bebas transfer. Ia menandatangani kontrak empat tahun dan mencetak delapan gol di musim pertamanya, meskipun klub tersebut akhirnya terdegradasi dari Premier League.
Setelah beberapa tahun bersama Reading dan kemudian kembali ke Rusia bersama Dynamo Moscow pada 2015, kariernya sedikit tersendat. Ia bahkan dipecat oleh Dynamo pada 2018 karena alasan disiplin, termasuk menghadiri pertandingan Juventus vs Inter Milan saat Dynamo sedang bertanding.
Ia kemudian melanjutkan kariernya di klub-klub Rusia lainnya seperti FC Tosno dan FC Ural Yekaterinburg. Bersama Tosno, ia meraih gelar Piala Rusia pada 2018. Pada 2021, ia meninggalkan Ural dan pensiun dari sepak bola profesional tak lama setelah itu.
Di level internasional, Pogrebnyak memulai debutnya untuk tim nasional Rusia pada 2006. Ia sempat masuk skuad untuk Euro 2008 namun gagal tampil karena cedera, dan akhirnya bermain di Euro 2012. Namun, karier internasionalnya sedikit ternoda setelah ia sempat dihukum dan didenda oleh Federasi Sepak Bola Rusia karena pernyataan kontroversial terkait rasisme pada 2019.
Di luar lapangan, Pogrebnyak adalah sosok yang kontroversial. Ia menikah dengan Maria Shatalova dan dikaruniai tiga anak. Pada Juli 2023, istrinya mengajukan gugatan cerai. Ia juga memiliki dua adik laki-laki, Kirill dan Nikolai, yang juga berprofesi sebagai pesepak bola profesional.